Tani Merdeka Lampung Gandeng PT Pupuk Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 17 September 2025 | 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Lampung menggelar pertemuan dengan PT Pupuk Indonesia Wilayah 1 Lampung. Pertemuan berlangsung di kantor perusahaan itu pada Rabu 17 Sepetember 2025. Suasananya cair, penuh diskusi soal pupuk, distribusi, hingga arah kebijakan pangan nasional.

Ketua DPW Tani Merdeka Lampung, Muhammad Fikri Thamrin, datang bersama sejumlah pengurus. Mereka diterima langsung oleh General Manager Wilayah 1 PT Pupuk Indonesia Lampung, Wilman Fikri menjelaskan tujuan pertemuan itu. Ia ingin memastikan petani Lampung tidak lagi kesulitan pupuk saat musim tanam.

“Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi saja, tetapi juga membuka ruang kolaborasi. Petani membutuhkan kepastian pupuk, sementara pemerintah menargetkan ketahanan pangan. Keduanya harus berjalan beriringan,” kata Fikri.

Menurut Fikri, keluhan petani soal pupuk bersubsidi masih sering terdengar di lapangan. Distribusi yang lambat dan stok yang menipis kerap membuat petani terhambat.

“Kita ingin ada mekanisme distribusi yang lebih transparan dan cepat. Petani tidak boleh lagi bingung saat musim tanam tiba. Ini soal nasib pangan kita bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Terus Memanas Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi

Fikri menekankan Tani Merdeka Indonesia Lampung berkomitmen mendukung program Presiden Prabowo Subianto di sektor pangan. Ia menilai kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia bisa menjadi langkah konkret untuk memperkuat basis ketahanan pangan.

“Pemerintah sudah menegaskan bahwa pertanian menjadi prioritas. Kami di daerah harus menyambut itu dengan aksi nyata. Pupuk adalah kunci. Kalau distribusinya lancar, petani bisa tenang bekerja,” kata Fikri.

Ia juga mengingatkan posisi Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Produksi padi, jagung, dan singkong dari Lampung memberi kontribusi besar bagi kebutuhan pangan Indonesia.

“Lampung punya potensi besar. Tapi tanpa dukungan pupuk, produktivitas tidak akan maksimal. Itu sebabnya kami ingin PT Pupuk Indonesia lebih dekat dengan petani,” tambahnya.

Fikri menegaskan Tani Merdeka Indonesia Lampung siap menjadi mitra pemerintah sekaligus jembatan antara petani dan perusahaan pupuk.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyalur aspirasi, tetapi juga bagian dari solusi. Petani butuh kepastian. Negara hadir melalui kebijakan, perusahaan hadir dengan distribusi, organisasi hadir dengan gerakan. Semua harus terhubung,” katanya.

Baca Juga:  Hampir 270.000 Warga Israel Tinggalkan Negaranya

Sementara itu General Manager PT Pupuk Indonesia Wilayah 1 Lampung, Wilman, menyambut baik ajakan itu. Ia menilai sinergi dengan organisasi petani seperti Tani Merdeka Indonesia sangat penting.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Tani Merdeka Indonesia Lampung. Kami siap bekerja sama dan kami terbuka mendengar masukan langsung dari petani. Ini penting untuk memperbaiki sistem yang ada,” ujar Wilman.

Pria yang akrab disapa Mas Boy mengakui distribusi pupuk bersubsidi sering menghadapi kendala, mulai dari keterbatasan alokasi hingga persoalan pendataan.

“Kami berupaya menyalurkan pupuk tepat sasaran. Tapi di lapangan ada tantangan tersendiri. Peran organisasi petani menjadi sangat penting agar pupuk benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak,” katanya.

Ia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah skema untuk memperkuat distribusi di Lampung. Salah satunya adalah digitalisasi data penerima pupuk bersubsidi agar lebih transparan.

“Kalau data valid, distribusi bisa lebih cepat. Kami juga mendorong kios resmi agar aktif melayani petani,” jelasnya.[]


Penulis : Desty


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum
OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla
Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport
Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:28 WIB

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:43 WIB

#indonesiaswasembada

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:28 WIB

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan [lmp]

#indonesiaswasembada

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:23 WIB

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB