Hampir 270.000 Warga Israel Tinggalkan Negaranya

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Israel Tinggalkan Israel Capai 270.000 Orang [Xin]

Warga Israel Tinggalkan Israel Capai 270.000 Orang [Xin]

YERUSALEM-Hampir 270.000 warga Israel meninggalkan negara mereka selama setidaknya tiga bulan berturut-turut pada periode 2023 hingga 2025, di tengah kekhawatiran soal keamanan akibat perang dan kontroversi reformasi peradilan, ungkap sebuah studi Universitas Tel Aviv yang dirilis pada Selasa (4/8).

Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik Israel, studi tersebut menemukan bahwa 90.922 warga Israel, atau sekitar 0,89 persen dari populasi Israel yang berjumlah sekitar 10,2 juta jiwa, pergi ke luar negeri selama tiga bulan atau lebih berturut-turut pada 2025. Angka tersebut setara dengan angka pada 2024 dan sedikit lebih tinggi dari angka pada 2023.

Baca Juga:  Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Para peneliti mengatakan data tersebut mengindikasikan bahwa gelombang emigrasi yang dimulai pada 2023 terus berlanjut pada tingkat yang secara historis tinggi. Mereka memperkirakan bahwa antara 45.000 hingga 50.000 warga Israel kemungkinan meninggalkan negara tersebut pada 2025 untuk jangka waktu setidaknya setahun.

Para peneliti memperingatkan bahwa jika tren itu terus berlanjut, meningkatnya angka emigrasi dapat membebani perekonomian dan masyarakat Israel, terutama akibat hilangnya para profesional berpendidikan tinggi di bidang-bidang seperti teknologi, kedokteran, dan dunia akademis, seraya menuturkan bahwa perekonomian Israel sangat bergantung pada sumber daya manusia yang terampil.[]


Penulis : Romy Agus

Baca Juga:  Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Xinhua

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Disebut Trump ‘Negara Gagal’, Kuba WO dari Sidang PBB
JMSI Lampung Terima Anugerah Unila Be Strong 2026
Dilarang Liputan di Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump
Polres Mesuji Laksanakan Patroli Sambang, di Tenda Warga Pendudukan Lahan PT PAL
Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS
Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu
PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi
Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:38 WIB

Disebut Trump ‘Negara Gagal’, Kuba WO dari Sidang PBB

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

JMSI Lampung Terima Anugerah Unila Be Strong 2026

Selasa, 22 September 2026 - 22:49 WIB

Dilarang Liputan di Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump

Selasa, 22 September 2026 - 22:33 WIB

Polres Mesuji Laksanakan Patroli Sambang, di Tenda Warga Pendudukan Lahan PT PAL

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Berita Terbaru


Debat Umum sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diselenggarakan di markas besar PBB di New York pada 22 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Disebut Trump ‘Negara Gagal’, Kuba WO dari Sidang PBB

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:38 WIB

Ahmad Novriwan dan Anton Kurniawan, Ketua dan Sekretaris JMSI Lampung

Berita Utama

JMSI Lampung Terima Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:09 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Lainnya

Upaya Xi Jinping Jembatani Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:20 WIB