Syarief: Pemilu Bukan buat Rakyat Makin Susah

Kamis, 25 Januari 2024 | 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua MPR Prof. Dr. Sjarifuddin Hasan, MM, MBA, menegaskan rakyat sudah mengerti dan memahami tentang Pemilihan Umum (Pemilu) dan rakyat sudah menyadari bahwa Pemilu merupakan kesempatan untuk melakukan perbaikan atas keadaan mereka sekarang. Karena itu, Pemilu adalah untuk membuat rakyat semakin sejahtera bukan untuk membuat susah.

“Alhamdulillah mereka sudah mengerti tentang Pemilu, dan masyarakat sadar bahwa Pemilu inilah kesempatan untuk melakukan perbaikan atas keadaan yang sedang dialami masyarakat,” kata Sjarifuddin Hasan usai menyampaikan Bimbingan Teknis Koordinator Lapangan di Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (24/1/2024). Bimbingan Teknis ini diikuti sekitar 200 warga Kecamatan Sukaluyu.

Menurut Syarief Hasan, sapaan Sjarifuddin Hasan, bimbingan teknis ini dimaksudkan untuk memberi bimbingan menghadapi Pemilu 2024. Syarief Hasan menyebutkan Partai Demokrat merupakan partai politik peserta Pemilu 2024. Dalam Pemilu ini Partai Demokrat mendapat urutan nomor 14. “Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui partai dan nomor urut partai politik dalam Pemilu. Inilah tugas koordinator lapangan untuk menyampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  MPR Apresiasi Percepatan Pembangunan IKN

Selain itu, Syarief Hasan menegaskan kembali bahwa rakyat tidak boleh susah. Karena itu pemerintah harus membantu rakyat. Misalnya dengan memberi subsidi yang memadai kepada rakyat. “Kita beranggapan rakyat itu harus sejahtera. Rakyat tidak boleh susah,” ujarnya.

Di hadapan masyarakat Kecamatan Sukaluyu, Syarief Hasan mengungkapkan Partai Demokrat sudah membuktikan upaya mensejahterakan rakyat pada masa 10 tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selama pemerintahan SBY, ekonomi Indonesia tumbuh rata-rata 6 persen. Kemiskinan turun dari 17,6 persen menjadi 10,9 persen. Pengangguran juga mengalami penurunan dan pendapatan rakyat meningkat dari 15 juta per tahun menjadi 40 juta per tahun.

Baca Juga:  PT PLN Dukung Tekwondoin Indonesia ke Uzbekistan

Syarief Hasan menambahkan ada tiga prioritas yang akan diperjuangkan nanti, yaitu pertama, menaikan pertumbuhan ekonomi menjadi rata-rata 6 persen. Kedua, menaikan pendapatan rakyat. Caranya dengan mengutamakan pendapatan rakyat di desa-desa, terutama pelaku UMKM. Dengan demikian pendapatan rakyat semakin baik.

Ketiga, perbaikan pelayanan pendidikan dan kesehatan. “Kita pastikan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang baik kepada rakyat. Sehingga kualitas sumber daya manusia semakin bagus,” ujarnya.

“Karena itu saya berkeyakinan jika Partai Demokrat bisa menang dalam Pemilu 2024, kita akan menjalankan lagi program-program SBY sehingga rakyat tidak merasa susah seperti sekarang. Kalau bisa rakyat ini semakin sejahtera, bukan semakin susah. Itu pesan substansi yang saya sampaikan dalam Bimbingan Teknis ini,” pungkasnya.(*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

PT PLN Dukung Tekwondoin Indonesia ke Uzbekistan
Membangun dengan Hutang
Keren, KADIN Sumsel Dorong Kopi Pagaralam Mendunia
Lestari Moerdijat: Hasil Riset Harus Tingkatkan Kesejahteraan
May Day 2026, Polres Mesuji Do’a Bersama dan Santuni Yatim Piatu
Sujatmiko: Evaluasi Sistem Transportasi KAI
Dosen Kehutanan Dampingi Siswa Mengenal Flora Sumatera
Marindo Kukuhkan Pengurus Korpri Way Kanan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:11 WIB

PT PLN Dukung Tekwondoin Indonesia ke Uzbekistan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:48 WIB

Membangun dengan Hutang

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:46 WIB

Keren, KADIN Sumsel Dorong Kopi Pagaralam Mendunia

Kamis, 30 April 2026 - 21:24 WIB

Lestari Moerdijat: Hasil Riset Harus Tingkatkan Kesejahteraan

Kamis, 30 April 2026 - 17:54 WIB

May Day 2026, Polres Mesuji Do’a Bersama dan Santuni Yatim Piatu

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

PT PLN Dukung Tekwondoin Indonesia ke Uzbekistan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:11 WIB

#indonesiaswasembada

Membangun dengan Hutang

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:48 WIB

#indonesiaswasembada

Keren, KADIN Sumsel Dorong Kopi Pagaralam Mendunia

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:46 WIB

#indonesiaswasembada

Lestari Moerdijat: Hasil Riset Harus Tingkatkan Kesejahteraan

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:24 WIB

#indonesiaswasembada

May Day 2026, Polres Mesuji Do’a Bersama dan Santuni Yatim Piatu

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:54 WIB