Dunia Kedokteran dan Tanaman Rempah Emak-Emak

Kamis, 30 April 2026 | 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos
DUNIA kedokteran dan farmasi seharusnya berdampingan dengan usaha emak-emak bertanam rempah-rempah samping rumah. Ini karena rempah-rempah telah lama digunakan sebagai obat tradisional yang efektif dan aman.

Dengan memanfaatkan rempah-rempah yang tumbuh di sekitar kita, kita dapat mengurangi ketergantungan pada obat-obatan kimia yang seringkali memiliki efek sampingan. Selain itu, bertanam rempah-rempah juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan gaya hidup sehat.

Dunia kedokteran dan farmasi dapat belajar dari pengetahuan tradisional tentang penggunaan rempah-rempah, dan mengembangkan produk-produk yang lebih alami dan aman. Sementara itu, emak-emak yang bertanam rempah-rempah dapat memperoleh pendapatan tambahan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka.

Baca Juga:  Rokok Beragam Aroma, Murah, Bervitamin 'C'  Marak di Lampung

Dengan demikian, kolaborasi antara dunia kedokteran, farmasi, dan masyarakat dapat menciptakan sistem kesehatan yang lebih holistik dan berkelanjutan.

Selaraskan dan tak bertentangan

Jika diselaraskan, obat-obatan kimia dan obat-obatan tradisional bisa saling melengkapi dan tidak bertentangan. Bahkan, banyak obat-obatan kimia modern yang berasal dari tanaman obat tradisional.

Obat-obatan tradisional seringkali memiliki efek sampingan yang lebih rendah dan dapat digunakan sebagai alternatif atau komplementer untuk pengobatan kimia. Sementara itu, obat-obatan kimia dapat memberikan efek yang lebih cepat dan spesifik untuk mengatasi gejala-gejala penyakit.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Dukung Pembentukan Desa Sadar HAM, Terintegrasi dengan Program Desaku Maju

Dengan pendekatan integratif, kita bisa menggunakan obat-obatan tradisional untuk pencegahan dan pengobatan awal, serta menggunakan obat-obatan kimia untuk pengobatan yang lebih spesifik dan intensif.

Contohnya, jahe dan kunyit dapat digunakan untuk mengatasi peradangan dan nyeri, sementara obat-obatan kimia seperti ibuprofen dapat digunakan untuk mengatasi gejala-gejala yang lebih parah. Kembali keinginan penguasa negeri untuk mewujudkannya.[]


Penulis : Doel Remos


Editor : Nara


Sumber Berita : Doel Remos

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan
Polsek Mesuji Timur Amankan Provokator Pengerusakan di Ponpes Nurul Jadid
BPN Mesuji Lakukan Verval Lapangan dan FGD Calon Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”
Wapres RI Kunjungi RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo
Kunjungi Sekolah Rakyat, Wapres Minta Kualitasnya Ditingkatkan
Wapres Puji Gubernur Lampung soal Pendidikan Vokasi
Prabowo-Gibran Ingin Pesisir Jadi Kawasan Modern Produktif

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:49 WIB

Gubernur Lampung Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Polsek Mesuji Timur Amankan Provokator Pengerusakan di Ponpes Nurul Jadid

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:25 WIB

BPN Mesuji Lakukan Verval Lapangan dan FGD Calon Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:51 WIB

Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:31 WIB

Wapres RI Kunjungi RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:49 WIB

#indonesiaswasembada

Polsek Mesuji Timur Amankan Provokator Pengerusakan di Ponpes Nurul Jadid

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

#indonesiaswasembada

Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:51 WIB

#indonesiaswasembada

Wapres RI Kunjungi RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:31 WIB