Syarief Hasan: Berkontribusi Membangun Bangsa Hak dan Kewajiban Setiap Warga Negara

Selasa, 23 Agustus 2022 | 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Sjarifuddin Hasan, MM, MBA atau Syarief Hasan mengungkapkan bahwa negara Indonesia adalah negara yang sangat luarbiasa. Selain luas dari sisi geografisnya, penduduknya juga sangat beragam terdiri banyak suku dan etnis termasuk etnis Tionghoa.

Namun, kemajemukan yang besar itu mampu dijalin oleh nilai-nilai luhur bangsa sehingga menyatu erat dalam satu ikatan kuat tak tergoyahkan menjadi Bangsa Indonesia. Sebagai bangsa Indonesia, seluruh rakyatnya memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk memberikan kontribusi terbaiknya dalam membangun negara.

“Jadi sebagai bangsa Indonesia semestinya, tidak ada lagi ada yang merasa lebih besar dan merasa sebagai warga minoritas. Semuanya sama dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menjadi modal besar bangsa ini menuju masa depan yang sama-sama kita cita-citakan” katanya.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan MPR dari Partai Demokrat ini saat menerima kunjungan silaturahmi sekitar 20 warga negara Indonesia etnis Tionghoa yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia ( PSMTI ) pimpinan Wilianto Tanta (Ketua Umum) dan Henry Husada (Waketum), di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR Syarief Hasan, Gedung Nusantara III, Lantai 9, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8).

Diterimanya warga Indonesia etnis Tionghoa di Gedung Rakyat MPR RI, lanjut Syarief Hasan, adalah salah satu bentuk implementasi penghormatan persamaan hak setiap warga negara Indonesia oleh MPR RI.

“Gedung ini adalah rumah rakyat, siapapun dia. Di sinilah rakyat menyampaikan aspirasinya, kami dengarkan, kami olah dan kami kaji atau kami sampaikan aspirasi itu kepada pemerintah atau lembaga negara lainnya sesuai dengan aspirasi yang disampaikan. Saya pribadi dan sebagai salah satu Pimpinan MPR, memberikan apresiasi yang besar kepada delegasi PSMTI ini, yang datang ke rumah rakyat untuk bersilaturahmi dan menyampaikan aspirasi. Mudah-mudahan akan berdampak baik untuk semua,” tambahnya.

Baca Juga:  Serangan Udara Israel ke Kafe di Gaza, Tewaskan 6 Warga

Profesor Bidang Ilmu Strategi Manajemen Koperasi dan UMKM dari Universitas Negeri Makassar (UNM) ini menambahkan, silaturahmi untuk membangun sinergi sangat penting, apalagi bangsa Indonesia dua tahun lagi atau tepatnya 2024, akan menghadapi pesta demokrasi lima tahunan yakni pemilihan umum (Pemilu). Eratnya hubungan antar seluruh elemen bangsa, sangat diperlukan saat itu dan pasca pemilu.

“Di tahun politik 2024, bangsa ini harus memiliki kesamaan visi dan misi. Untuk itu, silaturahmi, komunikasi dan saling tukar pikiran antar anak bangsa harus lebih sering dilakukan. Hingga diakhir 2024, Indonesia akan mempunyai satu tujuan bersama menuju Indonesia sejahtera,” ujarnnya.

Perbincangan itu sendiri berjalan mengalir lancar dan penuh keakraban. Syarief Hasan serius mendengarkan berbagai aspirasi dan pendapat yang diungkapkan Pimpinan dan anggota delegasi. Salah satunya soal wacana memberikan kontribusi untuk membangun negara dengan ikut terjun ke dunia politik atau bergabung di partai politik.

Ketum PSMTI Wilianto Tanta mengatakan, pada dasarnya organisasi PSMTI bergerak dalam bidang sosial dan budaya, itu menjadi landasan aktifitas organisasi untuk berkontribusi buat negara. “Namun, banyak anggota kita yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia, ingin agar lebih luas lagi untuk melakukan kiprahnya demi bangsa dan negara, salah satunya di bidang politik. Sebagai Pimpinan, kami tidak melarang dan tidak juga mengarahkan ke sisi politik tertentu, itu hak mereka untuk memilih,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Lampura Bantah APBD Alami Obesitas Fiskal

Merespon hal itu, Syarief Hasan sangat menghargai. “Saya sambut baik wacana itu. Seperti yang saya katakan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama termasuk di politik. Memang organisasi ini dasarnya adalah kegiatan sosial budaya, namun tidak berarti harus buta politik. Semua elemen bangsa harus melek dan berwawasan politik. Hal ini penting agar, di 2024 tidak asal pilih, tapi memilih dengan wawasan dan kebijakan. Mau terjun langsung menyalurkan talenta politiknya atau tidak, yang penting adalah di parpol manapun kita berada silahkan dengan komitmen masing-masing, tetapi harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta memikirkan kesejahteraan seluruh rakyat tanpa kecuali,” paparnya.

Di Partai Demokrat sendiri, lanjut Syarief Hasan, membuka pintu lebar-lebar untuk setiap warga negara tidak ada perbedaan.

“Siapapun yang ingin berkontribusi dan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Demokrat, akan kami sambut. Di Demokrat bermacam etnis ada, termasuk Tionghoa. Pada intinya saya berpesan, berkiprahlah dimanapun, keluarkan potensi politik yang ada dengan tetap berpegang dan berpanduan kepada nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan perbedaan politik menjadi kekuatan untuk menyongsong Indonesia jaya,” pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya
Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Berita Terbaru

GUbernur Mirza di Lampung Tengah bincang terkait infrastruktur sekolah [Na]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:00 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB