Susah Kentut? Mungkin Bisa Lakukan Hal ini….

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENGELUARKAN kentut secara alami bisa dibantu dengan minum air hangat, memijat perut secara lembut searah jarum jam, melakukan gerakan child’s pose (posisi bersujud dengan tangan diluruskan ke depan), atau menggerakkan kaki seperti mengayuh sepeda.

Cara-cara tersebut bekerja dengan merelaksasi otot usus dan membantu gas yang terperangkap di saluran pencernaan untuk segera keluar.

Simak beberapa langkah mudah dan efektif di bawah ini:

1. Konsumsi Minuman Hangat

Minum air putih hangat sangat baik untuk merangsang pergerakan usus dan mempercepat proses pencernaan. Selain itu, Anda bisa mencoba seduhan teh herbal seperti:

Teh Jahe: Membantu mengurangi produksi gas berlebih di dalam perut.

Baca Juga:  Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Mesuji Kunker ke Mapolsek Mesuji Timur  

Teh Peppermint: Mengandung mentol alami yang membantu merelaksasi otot-otot saluran pencernaan.

2. Lakukan Gerakan Fisik dan Yoga

Child’s pose: Posisikan tubuh merangkak, duduklah di atas tumit Anda, luruskan lengan sejauh mungkin ke depan, tempelkan dada pada lutut, dan tahan beberapa menit sambil bernapas perlahan.

Mengayuh sepeda di udara: Berbaringlah telentang, angkat kedua kaki, dan buat gerakan memutar seperti sedang mengayuh sepeda. Cara ini dapat menekan area perut secara lembut sehingga angin mudah terdorong ke saluran pembuangan.

3. Pijat Lembut Area Perut

Berbaring rileks dan gunakan jari tangan Anda untuk memijat perut dengan gerakan memutar searah jarum jam. Anda juga bisa mengoleskan minyak yang memberikan efek hangat seperti minyak kayu putih atau minyak telon untuk membantu meredakan rasa begah.

Baca Juga:  Putri Kalianda Tantang Drifter Nasional di IDS 2026, Widyya Turro Buktikan Lampung Selatan Punya Talenta Balap Nasional

4. Batasi Makanan Pemicu Kembung

Saat perut sedang begah dan susah kentut, hindari sementara waktu beberapa jenis makanan yang dapat menghasilkan gas berlebih, seperti:

-Sayuran cruciferous (seperti kol, brokoli, dan kembang kol).

-Produk olahan susu.

-Minuman bersoda.

Jika keluhan susah kentut disertai nyeri perut yang sangat parah, demam, mual, atau perut membengkak hebat, sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Berduka, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun
Tasi Berkah Satlantas Polres Mesuji Sasar Masyarakat Kurang Mampu
Curi Sepeda Motor Hingga 100 Unit, 2 dari 5 Sindikat Curas Lintas Provinsi Dibekuk Tekab 308 Polres Mesuji
MtsN 6 Jakarta Klarifikasi Dugaan Intimidasi Bullying bersama Orang Tua Murid
Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 
Sekda Velli Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha Sebagai Ajang Perkuat Ketaqwaan Dan Keikhlasan Menjalani Hidup
Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI
Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:54 WIB

Susah Kentut? Mungkin Bisa Lakukan Hal ini….

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:35 WIB

Lampung Berduka, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:43 WIB

Tasi Berkah Satlantas Polres Mesuji Sasar Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:40 WIB

Curi Sepeda Motor Hingga 100 Unit, 2 dari 5 Sindikat Curas Lintas Provinsi Dibekuk Tekab 308 Polres Mesuji

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:41 WIB

MtsN 6 Jakarta Klarifikasi Dugaan Intimidasi Bullying bersama Orang Tua Murid

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Susah Kentut? Mungkin Bisa Lakukan Hal ini….

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:54 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Berduka, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:35 WIB

#indonesiaswasembada

Tasi Berkah Satlantas Polres Mesuji Sasar Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:43 WIB