Sisa Kuota Telkomsel Hangus, Koalisi Pejuang Hak Konsumen Akan Demo Besar-Besaran

Kamis, 26 Juni 2025 | 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG, — Koalisi Pejuang Hak Konsumen Provinsi Lampung yang terdiri dari sejumlah LSM, yakni LSM Rubik, Gembok, Fagas, Bajak, Simulasi, dan CBM, menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Kamis, 26 Juni 2025 di kantor layanan Telkomsel. Aksi ini bertujuan menuntut transparansi atas praktik hangusnya sisa kuota internet pelanggan yang dinilai merugikan masyarakat secara masif.

Koordinator koalisi, Fery Yunizar, menilai sistem pengelolaan kuota internet Telkomsel selama ini merupakan bentuk ketidakadilan terhadap konsumen. Menurutnya, kuota yang telah dibayar oleh pelanggan seharusnya tidak hilang begitu saja ketika masa aktif berakhir.

“Ini bukan cuma persoalan teknis, tapi dugaan pemiskinan berjamaah terhadap konsumen digital. Penghapusan kuota tanpa kompensasi merupakan celah penyalahgunaan yang harus diaudit negara,” tegas Fery dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa sistem Telkomsel yang menetapkan masa aktif kuota 1 hingga 30 hari membuat sisa kuota hangus jika tidak digunakan, tanpa opsi akumulasi. Padahal, kuota tersebut sudah dibayar penuh oleh konsumen.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi, Lakukan Langkah Pengendalian dan Pengawasan Komoditas Strategis

Koalisi mempertanyakan mengapa sistem kuota internet tidak mengadopsi skema seperti listrik prabayar atau e-toll, yang nilai saldonya tetap utuh meskipun tidak digunakan dalam jangka waktu lama.

“Keberadaan tampilan sisa kuota di aplikasi MyTelkomsel menunjukkan bahwa kuota tersebut adalah aset digital nyata. Kami menduga sisa kuota yang hangus selama ini bisa saja dimanfaatkan secara komersial oleh korporasi tanpa akuntabilitas kepada publik,” ungkap Fery.

Koalisi menyampaikan tiga tuntutan utama dalam aksi nanti:
Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan permainan dalam sistem hangusnya kuota pelanggan dan kemungkinan unsur korupsi di dalamnya.

Meminta Gubernur Lampung, DPRD Provinsi Lampung, dan Dinas Kominfo Statistik membentuk tim investigasi khusus guna menelusuri potensi kerugian konsumen serta tidak dilaporkannya sisa kuota sebagai bagian dari aset digital daerah.

Baca Juga:  Dari Pi'il Pesenggiri Menuju Ekonomi Budaya Lampung

Mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera melakukan audit sistem manajemen kuota Telkomsel secara digital, termasuk forensik data untuk mencegah manipulasi dan pelanggaran hak konsumen.
Koalisi juga menuntut agar Telkomsel memberikan data sisa kuota pelanggan secara real-time dan menghentikan praktik otomatisasi penghapusan kuota saat masa aktif habis.

“Praktik ini melanggar prinsip keadilan dan transparansi. Kuota yang dibeli konsumen adalah hak mereka, bukan milik korporasi yang bisa dihapus begitu saja,” pungkas Fery.

Aksi ini direncanakan melibatkan puluhan hingga ratusan warga dan aktivis dari berbagai elemen masyarakat sipil di Lampung. Mereka berharap aksi ini menjadi momentum nasional untuk membela hak-hak konsumen digital.


Penulis : Adabi


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Telkomsel

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menlu China Siap Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN
Habib Aboe di Forum AIPA Caucus: ASEAN Perlu Bangun Kerangka Peringatan Dini Digital untuk Menjaga Perdamaian Kawasan
Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung
Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global
Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri
AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas
Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026
Mahasiswa Indonesia Apresiasi Upaya Pelestarian Warisan Budaya China

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:58 WIB

Menlu China Siap Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Habib Aboe di Forum AIPA Caucus: ASEAN Perlu Bangun Kerangka Peringatan Dini Digital untuk Menjaga Perdamaian Kawasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:27 WIB

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri China Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn di Manila, Filipina, pada 21 Juli 2026. [Xin]

#indonesiaswasembada

Menlu China Siap Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:58 WIB

#indonesiaswasembada

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:27 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]

#indonesiaswasembada

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB