Serangan Israel Tekan Sektor Pendidikan di Gaza dan Tepi Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa mengikuti pelajaran di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari

Para siswa mengikuti pelajaran di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning" di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara (Xin)

PBB-Memperingatkan bahwa Gaza masih tidak aman untuk warga sipil, badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (4/8) mengatakan mitra-mitra mereka melaporkan serangan Israel terhadap sekolah-sekolah bagi warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan mitra-mitranya melaporkan bahwa seorang siswa kelas enam terkena tembakan dan terluka pada Selasa, saat berada di dalam tenda ruang kelas di Gaza City. Anak itu kemudian dibawa ke rumah sakit.

Pada Senin (3/8), di Beit Lahia, pasukan Israel dilaporkan merobohkan rumah-rumah, serta sekolah terakhir yang tersisa di kompleks yang sebelumnya memiliki empat sekolah, kata OCHA.

Kantor tersebut menyatakan bahwa pasukan Israel bergerak maju ke kawasan itu, menghancurkan tenda-tenda yang menjadi tempat berlindung bagi hampir 12 keluarga di halaman sekolah, dan memasang penanda yang mengindikasikan perluasan lebih lanjut di wilayah yang diberlakukan pembatasan akses oleh otoritas Israel. Menyusul insiden itu, para mitra kemanusiaan segera memobilisasi bantuan bagi para pengungsi.

Baca Juga:  Erdogan: Turkiye Terus 'Damaikan' AS dan Iran

Di Tepi Barat, OCHA menyatakan bahwa pada Selasa, otoritas Israel merobohkan sebagian bangunan sebuah sekolah di kawasan Masafer Yatta, Hebron selatan, tempat lebih dari 1.000 penduduk Palestina berada di bawah tekanan untuk meninggalkan tempat tersebut. Di seluruh Tepi Barat, lebih dari 80 sekolah Palestina saat ini terancam dibongkar atau menerima perintah terkait.

Kantor tersebut menyatakan bahwa sepanjang tahun ini, para mitra yang bergerak di sektor pendidikan telah menjangkau lebih dari 60.000 siswa di Tepi Barat melalui program remedial dan pembelajaran untuk mengejar ketertinggalan. Selain itu, mereka juga merehabilitasi 30 sekolah, menyediakan langkah-langkah perlindungan bagi lebih dari 2.600 siswa dan tenaga pendidik di wilayah berisiko tinggi, serta menyalurkan bantuan tunai khusus untuk sektor pendidikan, dukungan psikososial, dan bantuan hukum.

Baca Juga:  Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia

Namun, OCHA menyatakan bahwa pendanaan masih sangat minim, dengan baru 10 persen lebih dari dana yang dibutuhkan untuk dukungan pendidikan berhasil diamankan tahun ini.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 
186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia
Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika
Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini
Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih
Bangga! Pocil Polres Mesuji Raih Juara Umum II di Ajang Polisi Cilik Tingkat Polda Lampung  
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 71, Ditlantas Polda Lampung Gelar Lomba Pocil 
Panglima TNI Kunjungi ITS Giuseppe Garibaldi, Lampung Kelak jadi Pangkalan Kapal Induk Ini

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:21 WIB

Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 

Sabtu, 19 September 2026 - 23:14 WIB

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:25 WIB

Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sabtu, 19 September 2026 - 22:23 WIB

Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini

Sabtu, 19 September 2026 - 14:41 WIB

Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 7 Agustus 2026 ini menunjukkan seorang dosen kejuruan asal Indonesia berjabat tangan dengan sebuah robot humanoid saat berkunjung ke sebuah perusahaan AI berwujud yang terletak di Kota Liuzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 23:14 WIB

Ken Stiawan Sutradara FIlm Ageman

#indonesiaswasembada

Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:25 WIB

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman

#indonesiaswasembada

Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:23 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

#indonesiaswasembada

Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:41 WIB