SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global

Senin, 20 April 2026 | 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG— Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar kegiatan Sekolah Legislatif, Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah ini mengusung tema Penguatan Kapasitas Legislator Mahasiswa Melalui Pemahaman Fungsi Legislasi, Pengawasan dan Representasi.

Ratusan mahasiswa dari unsur ormawa memadati lokasi kegiatan. Sejak awal, peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang difokuskan pada penguatan peran mahasiswa dalam sistem demokrasi kampus maupun nasional.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Dalam arahannya, ia mengaitkan tema Sekolah Legislatif dengan tantangan nyata yang dihadapi bangsa saat ini.

Menurutnya, fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi tidak bisa dipahami secara teoritis semata, tetapi harus mampu menjawab persoalan konkret di masyarakat, termasuk isu global yang mulai berdampak langsung ke Indonesia.

Ia menyoroti persoalan energi sebagai salah satu isu strategis yang membutuhkan perhatian serius, termasuk dari generasi muda.

“Energi, kedaulatan dan ketahanan energi itu harus dipersiapkan, karena krisis global pasti akan mengganggu kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Gaet 160 Relawan dan Lintas Instansi, KKN 79 UIN RIL & PLDP Gelar Beach Clean Up di Pantai Harnas

Rektor menilai, mahasiswa sebagai calon legislator masa depan perlu memiliki kepekaan terhadap isu-isu tersebut. Ia mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif, salah satunya melalui pengembangan konsep waste to energy.

Menurutnya, pengelolaan limbah yang baik tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber energi alternatif jika dikelola secara tepat.

“Bagaimana sampah di dalam kehidupan kita bisa diolah sedemikian rupa menjadi pasokan energi bagi bangsa dan negara,” lanjutnya.

Selain energi, Rektor juga menyinggung persoalan ketahanan air yang tak kalah penting. Ia menyebutkan, UIN RIL telah memiliki 11 embung dan sekitar 8.000 lubang biopori sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan air di lingkungan kampus. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi global dan peringatan dari BMKG harus menjadi perhatian bersama.

Di sinilah peran legislator, termasuk mahasiswa, menjadi penting dalam memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Sekolah Legislatif ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Di antaranya, Dr. H. Mukhlis Basri sebagai Anggota Komisi V DPR RI yang membawakan materi tentang peran strategis legislasi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Baca Juga:  Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp 49.8 Triliiun Tahun 2027

Kemudian, Drs. H. Ahmad Bastian, S.Y., Anggota DPD RI sekaligus Ketua IKA UIN RIL, menyampaikan materi mengenai pembangunan kapasitas generasi muda dalam memahami peran strategis DPD RI di daerah pemilihan Lampung.

Materi lain disampaikan oleh M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag., yang membahas implementasi fungsi legislasi dan pengawasan dalam lembaga perwakilan. Sementara itu, Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., mengangkat peran akademisi dalam penyusunan kebijakan berbasis ilmiah.

Ketua Senat Mahasiswa FTK UIN RIL, Arya Dwi Saputra, dalam keterangannya menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam mengawal demokrasi di Indonesia. Ia menyebut mahasiswa tidak hanya perlu memahami fungsi legislasi, tetapi juga harus memiliki keberanian dalam menyuarakan aspirasi dan menjalankan peran kontrol sosial.

Hadir dalam acara tersebut, Yudhi Alfadri, S.H., M.M. Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Lampung mewakili Gubernur Lampung, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL Bambang Budi Wiranto, Ph.D.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik
DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan APBD 2026, Anggaran Didorong Lebih Berdampak ke Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 September 2026 - 20:19 WIB

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:00 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB

#indonesiaswasembada

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:19 WIB