Sekjen DPR: Laut Harus Jadi Masa Depan Bangsa

Rabu, 25 Juni 2025 | 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA– Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menegaskan pentingnya memasukkan valuasi ekonomi sumber daya kelautan ke dalam sistem kebijakan nasional, terutama untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis ekosistem biru yang berkelanjutan. Demikian hal tersebut disampaikannya saat membuka agenda Seminar Nasional dan Bedah Buku ‘Optimalisasi Valuasi Ekonomi Sumber Daya Kelautan untuk Mendukung Swasembada Pangan Nasional’ di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Membedah buku karya Nini Subaryana, Indra menyoroti soal potensi besar kelautan Indonesia yang belum tergarap maksimal. “Kita memiliki garis pantai lebih dari 100.000 kilometer dan ekosistem pesisir yang sangat kaya, namun pemanfaatannya belum mencerminkan nilai ekonomi yang sesungguhnya,” ujar Indra.

Lebih lanjut, ia menekankan kebijakan sektor kelautan dan perikanan selama ini cenderung fokus pada produksi dan komoditas. Di sisi lain, jelasnya, jasa ekosistem seperti perlindungan pesisir, cadangan karbon, hingga nilai sosial-budaya belum diperhitungkan secara memadai dalam kerangka ekonomi nasional.

Baca Juga:  DPR Pertanyakan soal Alih Fungsi Hutan 1,1 Juta Ha di Jawa

“Di sinilah valuasi ekonomi menjadi pendekatan ilmiah penting untuk melihat potensi laut secara utuh dan komprehensif,” tuturnya.

Indra pun turut menambahkan bahwa buku yang dibedah dalam forum tersebut akan menghadirkan kerangka kebijakan berbasis valuasi ekonomi yang dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi DPR, khususnya Komisi IV, dalam pembahasan revisi ketiga UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Lebih lanjut, dirinya mengapresiasi inisiatif Pusat Analisis Keparlemenan DPR RI yang menggagas forum dialog lintas sek tersebut. Menurutnya, dialog seperti ini mencerminkan komitmen DPR dalam mendorong ‘meaningful public participation’ dalam proses legislasi.

“Kami menganggap forum ini sebagai bagian dari uji publik yang dapat memperkaya perspektif DPR, khususnya dalam menyusun kebijakan pangan dan kelautan yang lebih adil dan berbasis ekosistem,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026

Dirinya juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat pesisir. “Ini adalah bentuk nyata dari kerja sama multisektor untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan ekonomi biru yang berkelanjutan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Indra mengingatkan bahwa laut adalah masa depan bangsa, maka pengetahuan adalah perahunya dan kebijakan yang adil adalah arah layarnya. Maka dari itu, harapnya, seminar ini menjadi bagian dari upaya DPR bersama Sekretariat Jenderal DPR RI untuk memperkuat fondasi legislasi berbasis sains dan keadilan ekologis, di tengah tantangan krisis pangan dan perubahan iklim yang kian nyata. (um/aha)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Habib Aboe di Forum AIPA Caucus: ASEAN Perlu Bangun Kerangka Peringatan Dini Digital untuk Menjaga Perdamaian Kawasan
Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung
Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global
Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri
AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas
Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026
Mahasiswa Indonesia Apresiasi Upaya Pelestarian Warisan Budaya China
LiuGong Mulai Bangun Pabrik Alat Berat di Karawang Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Habib Aboe di Forum AIPA Caucus: ASEAN Perlu Bangun Kerangka Peringatan Dini Digital untuk Menjaga Perdamaian Kawasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:27 WIB

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:27 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]

#indonesiaswasembada

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB

#indonesiaswasembada

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB