Sekjen DPR Harap Mahasiswa Magang di Rumah Rakyat Jadi Agen Informasi Keparlemenan

Selasa, 19 September 2023 | 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar berharap para mahasiswa yang mengikuti program Kampus Merdeka di DPR RI ini dapat menjadi agen informasi Keparlemenan yang akan mereka sampaikan kepada publik. Apalagi para pemagang di ‘rumah rakyat’ ini ialah yang terpilih dari hasil seleksi 26.000 pendaftar magang

“Kami tentu berharap mereka ini menjadi agen informasi dewan dan keparlemenan kepada publik. Apa saja yang mereka lihat mereka sampaikan kepada publik, apa yang mereka rasakan, apa yang mereka dapatkan itu sampaikan kepada publik dan itu bisa menjadi bekal mereka,” ujar Indra saat memberikan Kuliah Umum “Magang di rumah rakyat” Kampus Merdeka, di Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2023).

Baca Juga:  Maulidah Ketua Fatayat Lampung 2026-2031

Jadi, lanjut Indra, jika selama ini masyarakat atau publik membuat tafsir sesuatu tentang DPR, saat magang di rumah rakyat inilah mereka bisa melihat langsung kegiatan dan kerja DPR RI, sehingga mereka bisa mendapatkan sendiri jawaban atas tafsir atau berita-berita yang didengarnya sebelumnya.

Ditambahkannya, selama kurang lebih 4-5 bulan mengikuti Magang di Rumah Rakyat ini, Mahasiswa Kampus Merdeka akan secara langsung melihat dan mengikuti pembahasan berbagai hal yang dilakukan berbagai Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dengan mitra kerjanya. Bahkan saat pembahasan undang-undang, Indra juga mempersilahkan para mahasiswa untuk ikut melihat dan mengikuti secara langsung hal tersebut.

Baca Juga:  Sari Yuliati Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta

Dalam kesempatan itu, Indra juga mengapresiasi para peserta Magang yang menurutnya memilki kualitas yang sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan yang menurut Indra cukup kritis dan sangat mendalam.

“Mereka benar benar menghayati betul keberadaan mereka di DPR, sehingga mereka bisa menangkap isu-isu di publik seperti apa. Dan itu mereka mencoba mengklarifikasikannya di forum kuliah umum tadi. Pertanyaan mereka juga cukup kritis dan sangat dalam. Tentu kita harus bangga dengan adik-adik dari Kampus Merdeka angkatan ketiga ini,” pungkasnya. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang
HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim
HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris
HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup
Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 
HAJI 2026: Awas Kesemrawutan di ARMUZNA!
Ketukan Hati Nurani Bupati Egi Luluhkan PTPN, Redam Jerat Hukum Mbah Mujiran Lewat Jalur Damai
Dipuji Langsung Menko Zulhas, Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatra 2026 Jadi Sorotan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

Tenaga Kesehatan Makkah Perlu Ditambah

#indonesiaswasembada

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kerja Panitia Haji Harus Lebih Baij

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Puncak Haji Dekat, Waspada

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

Ning Chusnunia

#indonesiaswasembada

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB