LAMPUNG TIMUR – Sat Lantas Polres Lampung Timur melaksanakan sosialisasi berkendara aman di MAN 1 Lampung Timur pada peringatan Hari Lalulintas ke-69. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepatuhan berlalu lintas di kalangan siswa serta menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, rabu (4/9/24).
Dalam acara tersebut, petugas Sat Lantas memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengenakan helm, serta menjaga jarak aman saat berkendara. Mereka juga mengajak para siswa untuk memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip keselamatan di jalan raya, seperti tidak menggunakan ponsel saat berkendara dan selalu berhati-hati di persimpangan.
Kasat Lantas Polres Lampung Timur AKP Glend Felix melalui Kanit Kamsel Aipda Haris Nasution, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus dilindungi dan dibina, terutama dalam hal keselamatan berlalu lintas.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, siswa-siswa di MAN 1 Lampung Timur dapat menjadi contoh teladan dalam berlalu lintas, serta dapat menularkan pengetahuan ini kepada teman-teman dan keluarganya,” ujarnya.
Selain itu, dalam sosialisasi ini juga diperkenalkan berbagai aturan terbaru yang dikeluarkan oleh Korlantas Polri, termasuk sanksi yang akan diterapkan bagi pelanggar lalu lintas. Tujuannya agar para siswa lebih disiplin dan sadar akan risiko kecelakaan jika tidak mematuhi peraturan lalu lintas.
Untuk lebih menarik minat siswa, sosialisasi ini dikemas dengan interaktif, termasuk kuis seputar lalu lintas dengan hadiah menarik. Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini, yang juga diisi dengan demonstrasi penggunaan helm yang benar dan simulasi berkendara di jalan raya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat meningkat di kalangan siswa, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Lampung Timur.##
Penulis : Melly
Editor : Ahmad
Sumber Berita : Lampung Timur






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


