Sambangi Ponpes, Cak Imin Sampaikan Dukacita Mendalam

Rabu, 23 Februari 2022 | 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhaimin Iskandar/Net

Muhaimin Iskandar/Net

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyambangi Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Desa Manggunjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang mengalami musibah kebakaran hingga merenggut nyawa delapan santri dan dua santri lainnya terluka.

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Saya atas nama keluarga besar PKB, atas nama pimpinan DPR RI hadir di sini mengucapkan dukacita mendalam untuk para santri yang menjadi korban kebakaran. Semoga Allah mengabulkan amal ibadah seluruh korban,” kata Gus Muhaimin di Karawang, Selasa (22/2/2022).

Gus Muhaimin mendoakan santri yang menjadi korban kebakaran tersebut meninggal dalam keadaan syahid. Terlebih mereka sedang mencari ilmu di pondok pesantren yang juga dikenal sebagai lembaga Tahfidzul Qu’ran.

“Kita doakan adik-adik santri yang mendahului kita amal ibadahnya diterima di sisi Allah, menjadi mulia. Insya Allah mereka syahid. Adik-adik santri wafat saat mencari ilmu, juga menghafal Alquran, Insya Allah syahid, amin,” harap Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra).

Baca Juga:  Habib: Ancam Hukuman 15 Tahun Kepada Ibu Tiri Terduga Pembunuh NS

Suasana mengharukan terlihat jelas dalam kesempatan tersebut. Air mata Gus Muhaimin nampak berlinang saat mendengar informasi awal mula musibah itu terjadi dari pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khairat, KH. Agus Muhtadi.

Gus Muhaimin juga sempat menengok asrama santri yang terbakar sembari mendengarkan kesaksian Kiai Agus saat musibah kebakaran terjadi. “Tiada kata-kata yang bisa kami ucapkan kecuali terimakasih atas kehadirannya Cak Imin bersama rombongan. Jazakumullah ahsanal jaza. Semoga doa kita bersama menjadi diterima oleh Allah,” kata Kiai Agus.

Kebakaran di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot itu terjadi pada Senin (21/2/2022) sekitar pukul 14.33 WIB. Saat itu kebanyakan santri yang masih duduk di sekolah dasar ini sedang tidur di kamar. Namun tiba-tiba terdengar teriakan kebakaran dari dalam pondok pesantren. Sebagian penghuni pesantren berlarian keluar.

Baca Juga:  Garam Asing Banjiri Pasar, DPR Desak Pemerintah Stop Impor

Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Karawang. Dari delapan korban, satu orang korban belum diketahui identitasnya. Adapun identitas korban yaitu: 1. Alif Satria (7) asal Cikampek, 2. Muhamad Fatir (7) asal Subang, 3. Rian Aditio (7) asal Subang, 4. M Akmal Maulana (12), 5. Mujaki Riadi (13) asal Cilamaya, 6. Moreno (10) asal Cilamaya, 7. Azka Pairul Gupron (11) asal Subang, dan 8. Masih proses identifikasi. (*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Lestari Moerdijat: Kebinekaan harus Menjadi Kekuatan untuk Membangun Bangsa
Meresahkan Masyarakat, Pelaku Curanmor di Ciduk Tim Gabungan Polsek Mesuji Timur
Pererat Kebersamaan, PERADI Bandarlampung Gelar Bukber
Pukul 00.15 Saat Banyak Terlelap, Bupati Egi Berdiri di Tengah Pemudik Motor: Mengawal Harapan Pulang Selamat
Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi
Arus Mudik Lebaran Makin Ramai, Bupati Egi Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman di Jalur Trans Sumatra
Cek Langsung ke Pasar, Sekda Supriyanto Pastikan Harga Sembako di Lampung Selatan Masih Terkendali
Turun ke Pasar Jati Agung, Wabup Syaiful Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:25 WIB

Lestari Moerdijat: Kebinekaan harus Menjadi Kekuatan untuk Membangun Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:23 WIB

Meresahkan Masyarakat, Pelaku Curanmor di Ciduk Tim Gabungan Polsek Mesuji Timur

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:03 WIB

Pererat Kebersamaan, PERADI Bandarlampung Gelar Bukber

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:11 WIB

Pukul 00.15 Saat Banyak Terlelap, Bupati Egi Berdiri di Tengah Pemudik Motor: Mengawal Harapan Pulang Selamat

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:20 WIB

Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lestari Moerdijat: Kebinekaan harus Menjadi Kekuatan untuk Membangun Bangsa

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:25 WIB

#indonesiaswasembada

Pererat Kebersamaan, PERADI Bandarlampung Gelar Bukber

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:03 WIB

#indonesiaswasembada

Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi

Selasa, 17 Mar 2026 - 21:20 WIB