Relawan Puan Gelar Deklarasi di Makassar

Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

MAKASAR – Relawan Puan Permataku mendeklarasikan dukungan kepada Mba Puan Maharani sebagai calon presiden (capres) 2024, pada Minggu (28/8).

Deklarasi yang diikuti ratusan relawan tersebut dilaksanakan di Mbuuk Cafe, Jalan Eks Landak atau Andi Djemma, Kota Makassar.

Massa membacakan deklarasi sambil menyanyikan yel-yel dukungan terhadap Puan Maharani sebagai capres RI 2024-2029.

Koordinator Relawan Puan Permataku, Muhadir mengatakan, ini deklarasi pertama yang dilakukan di Makassar oleh tim relawan. Pihaknya mendukung Puan Maharani karena dianggap layak memimpin Indonesia tahun 2024.

Baca Juga:  Jelang Ruwat Bumi 2026, Gema HELAU Satukan Ratusan ASN dan Masyarakat Percantik Jalur Menuju Desa Sumur Kumbang

“Bahwa kita bersaksi dan mengetahui bahwa Mba Puan Maharani punya DNA presiden, karena cucu founding fouder Soekarno dan putri presiden kelima Megawati. Itulah alasannya untuk dicalonkan sebagai presiden 2024,” kata Muhadir.

Lebih lanjut dia mengatakan, Mba Puan Maharani juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Hal tersebut terlihat dari riwayatnya sebagai anggota DPR tiga periode dan mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Jiwa kepemimpinan yang tidak perlu dipertanyakan, karena tiga periode menjadi anggota DPR. Selain itu juga pernah dipercaya Jokowi menjadi Menko PMK,” ucapnya.

Baca Juga:  Genjatan Senjata Versi Hamas, Bergantung Sikap Israel

Muhadir menambahkan, pada Pemilu 2019 lalu Puan Maharani meraih suara sekitar 400 ribu. Raihan suara terbanyak tersebut mengantarkan Puan menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024.

“Beliau juga menjadi perempuan pertama yang memimpin DPR RI,” sebutnya.

Setelah deklarasi di Makassar, Relawan Puan Permataku akan melakukan konsolidasi untuk memperluas jaringan Relawan Puan for Presiden 2024 di 24 daerah. Tak hanya itu, relawan ini juga akan meluas di Pulau Sulawesi, termasuk Indonesia Timur. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal
Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood
Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak
Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”
Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China
Pemprov-DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Kekerasan Israel, Angka Kematian Anak Gaza Terus Bertambah
Awak Shenzhou-21 Tampil di Hadapan Publik Usai Rekor Misi Antariksa selama 210 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:10 WIB

Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:40 WIB

Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:01 WIB

Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 23 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah area pemakaman di dekat Bunia, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo. (Xin)

#indonesiaswasembada

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:17 WIB

Sejumlah pengunjung mengabadikan foto pada malam pembukaan Halloween Horror Nights 2024 di Universal Studios Hollywood di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 5 September 2024. (Xin)

#indonesiaswasembada

Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:10 WIB

Diduga Jenis Serangga Ini Penyebar DBD Kongo di Irak

#indonesiaswasembada

Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak

Sabtu, 8 Agu 2026 - 02:40 WIB

Trump Hentikan Serangan

#indonesiaswasembada

Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”

Sabtu, 8 Agu 2026 - 01:01 WIB

Salak Indonesia Masuk Pasar China dan Terus Meningkat

#indonesiaswasembada

Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:27 WIB