BANDAR LAMPUNG- Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan kepemimpinan perempuan melalui peningkatan kapasitas, kaderisasi, serta perluasan kesempatan perempuan untuk terlibat dalam ruang pengambilan keputusan dan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Lampung M. Firsada dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) V Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung di Hotel Akar, Bandar Lampung, Selasa (6/10).
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo.
Membacakan sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Firsada menyampaikan apresiasi kepada KPPI Provinsi Lampung yang selama ini konsisten menjaga ruang perjuangan perempuan dalam kehidupan politik dan pembangunan daerah.
Menurutnya, keterwakilan perempuan dalam politik tidak semata-mata berkaitan dengan pencapaian angka atau persentase, tetapi lebih jauh memastikan perempuan memiliki kesempatan, kapasitas, dan keberanian untuk hadir dalam ruang pengambilan keputusan.
“Target keterwakilan perempuan dalam politik harus kita lihat sebagai pintu masuk untuk membangun kepemimpinan yang lebih inklusif. Kita ingin semakin banyak perempuan Lampung yang duduk di lembaga legislatif, hadir dalam pemerintahan, memimpin organisasi, menjadi pengambil kebijakan, dan mengambil bagian dalam menentukan arah pembangunan,” ujarnya.
Firsada menekankan bahwa upaya meningkatkan keterwakilan perempuan membutuhkan proses yang berkelanjutan, salah satunya melalui kaderisasi.
Karena itu, KPPI diharapkan tidak hanya menjadi ruang konsolidasi bagi perempuan yang telah aktif dalam politik, tetapi juga menjadi wadah pendidikan dan kaderisasi bagi perempuan muda Lampung.
“Perempuan muda harus diberi kesempatan untuk belajar politik sejak dini. Bukan politik dalam pengertian sempit, tetapi politik sebagai proses memahami persoalan masyarakat, memahami kebijakan publik, menyampaikan gagasan, membangun komunikasi, dan mengambil tanggung jawab untuk kepentingan bersama,” katanya.
Firsada mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pemberdayaan. Upaya tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan agenda penguatan kepemimpinan perempuan.
Sementara itu, Ketua DPD KPPI Provinsi Lampung Nenden Tresnanursari menyampaikan bahwa Musda V menjadi momentum berakhirnya masa kepengurusan DPD KPPI Provinsi Lampung periode 2021–2026 sekaligus menjadi awal bagi kepengurusan periode 2026–2031.Nenden berharap proses pergantian kepemimpinan dapat tetap menjaga kebersamaan, kekeluargaan, dan soliditas organisasi.
“Siapa pun yang nantinya menjadi pemimpin DPD KPPI periode 2026–2031, mari kita dukung bersama. Karena ini merupakan tanggung jawab dan kecintaan kita terhadap organisasi,” ujarnya.[]
Penulis : Nara J Afkar
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Lampung




![BAKOM RI Syahganda Nainggolan pada acara serah terima jabatan. Jarak Negara-Masyarakat Harus Lebih Dekat [RA]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/10/BAKOM-RI-Syahganda-Nainggolan-225x129.jpg)



![Abah Lukman Pura saat Dilantik Sekdaprov Marindo mewakili Gubernur Lampung untuk Kembali Benahi RSUAM [LP]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/10/Abah-Lukman-Pura-saat-Dilantik-untuk-Pimpin-RSUAM-225x129.jpg)
![Penguatan Pendidikan Anti Korupsi [PL]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/10/Penguatan-Pendidikan-Anti-Korupsi-225x129.jpg)
![BAKOM RI Syahganda Nainggolan pada acara serah terima jabatan. Jarak Negara-Masyarakat Harus Lebih Dekat [RA]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/10/BAKOM-RI-Syahganda-Nainggolan-129x85.jpg)



![Abah Lukman Pura saat Dilantik Sekdaprov Marindo mewakili Gubernur Lampung untuk Kembali Benahi RSUAM [LP]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/10/Abah-Lukman-Pura-saat-Dilantik-untuk-Pimpin-RSUAM-129x85.jpg)

