Rektor UIN RIL Terima Penghargaan Tokoh Pendidikan Bervisi Global dan Pelestari Kearifan Lokal

Minggu, 21 Desember 2025 | 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., Ph.D, menerima Penghargaan Tokoh Pendidikan Bervisi Global dan Pelestari Kearifan Lokal dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) JMSI Lampung ke-II yang digelar di Azana Boutique Hotel Lampung, Minggu, 21 Desember 2025.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinan Prof. Wan Jamaluddin dalam memajukan pendidikan tinggi Islam yang berorientasi global, sekaligus konsisten menjaga dan melestarikan kearifan lokal Lampung. Di bawah kepemimpinannya, UIN Raden Intan Lampung aktif menjalin kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri dalam bidang akademik, riset kolaboratif, serta penguatan jejaring internasional.

Komitmen terhadap pelestarian budaya lokal tercermin melalui penerbitan terjemahan Al-Qur’an berbahasa Lampung, yang dinilai sebagai kontribusi penting dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sekaligus memperkaya khazanah keislaman berbasis budaya lokal. Selain itu, Prof. Wan Jamaluddin juga dikenal berperan aktif dalam memperjuangkan pengakuan KH. Ahmad Hanafiah sebagai Pahlawan Nasional, tokoh ulama dan pejuang asal Lampung yang memiliki kontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa.

Baca Juga:  Pemkab Lampung Utara Matangkan Persiapan HUT ke-80, Intji Indriani: Dongkrak Perekonomian Lewat UMKM

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung, Ahmad Novriwan, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Prof. Wan Jamaluddin dalam menjaga dan menguatkan identitas budaya lokal Lampung. Menurutnya, penerbitan terjemahan Al-Qur’an berbahasa Lampung merupakan langkah visioner dan bernilai strategis, karena tidak hanya berkontribusi pada pelestarian bahasa daerah, tetapi juga memperkaya khazanah keislaman yang berakar pada budaya lokal.

Ahmad Novriwan juga menilai peran aktif Prof. Wan Jamaluddin dalam memperjuangkan pengakuan KH. Ahmad Hanafiah sebagai Pahlawan Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jasa ulama Lampung dalam perjuangan bangsa. Upaya tersebut dipandang sebagai ikhtiar penting untuk memastikan bahwa tokoh-tokoh lokal yang memiliki kontribusi besar tidak terpinggirkan dalam narasi sejarah nasional, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam meneladani nilai keulamaan, kebangsaan, dan kecintaan terhadap daerah. Melalui rangkaian penghargaan dalam Musda JMSI Lampung ke-II ini, JMSI menegaskan komitmennya untuk mendorong kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan berpihak pada kemajuan daerah. Penghargaan yang diterima Prof. H. Wan Jamaluddin Z., Ph.D sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam menyinergikan visi global dengan pelestarian nilai-nilai lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Rektor UIN Raden Intan Lampung menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas penghargaan yang telah diterima. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata capaian personal, melainkan hasil kerja kolektif seluruh keluarga besar UIN Raden Intan Lampung yang senantiasa menjunjung tinggi nilai integritas, keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dan mendukung setiap langkah pengembangan institusi. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat peran UIN Raden Intan Lampung sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berwawasan global, sekaligus berakar kuat pada nilai-nilai kearifan lokal.

Selain Rektor UIN Raden Intan Lampung, JMSI Lampung juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh strategis lainnya, di antaranya Pangdam XXI/Raden Inten, Gubernur Provinsi Lampung, Ketua DPRD Lampung, Kapolda Lampung, Kajati Lampung, serta sejumlah bupati. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi JMSI terhadap tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, penguatan kepemimpinan, serta pelayanan publik di Provinsi Lampung.


Penulis : Yulizar Kundo


Editor : Ahmad Novriwan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah
Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional
Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo
Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI
Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung, Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:53 WIB

Operator BTB Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Infrastruktur Lampung Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:16 WIB

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:11 WIB

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:03 WIB

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:49 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mesuji Hadirkan Kesehatan, Kesejahteraan dan Kebersamaan Bagi Rakyat  

Berita Terbaru

Andreas Hugo Pareira

#indonesiaswasembada

Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:16 WIB

R Abdul Halim

#indonesiaswasembada

Jalur Kereta Banda Aceh-Bandarlampung, Visi Besar Prabowo

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:11 WIB

Diah Pitaloka

#indonesiaswasembada

Korupsi Izin Tinggal WNA Mencoreng Kedaulatan RI

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:03 WIB