Rektor UIN RIL Sesalkan Framing Negatif Mengenai Menag

Rabu, 6 Agustus 2025 | 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUN – Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyampaikan penyesalan terhadap framing atau pemberitaan negatif Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, terkait konteks mendeskreditkan guru.

Hal ini disampaikan saat sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Istighosah dan Dzikir Kebangsaan di Masjid Safinatul ‘Ulum UIN Raden Intan Lampung, Kamis (4/9/2025) malam.

Ia menyesalkan adanya pemberitaan yang memotong dan memelintir pernyataan Menag sehingga seolah merendahkan peran guru.

“Beliau sejak lama adalah seorang guru, dari madrasah hingga akhirnya menjadi guru besar, imam besar, dan menteri agama. Tidak mungkin beliau tidak menghormati guru. Framing negatif di media itu sangat keji, sehingga perlu diluruskan,” tegasnya.

Baca Juga:  Adian Napitupulu: Perusahaan Jangan Ganggu Lahan Warga

Rektor juga menekankan, Maulid Nabi dan istighosah ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan rasa cinta tanah air. “Kecintaan pada bangsa dan negara tidak boleh terkalahkan oleh ego sektoral atau kepentingan golongan yang bisa memecah belah persatuan. Inilah pesan kebangsaan dari kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi mahasiswa UIN RIL yang ikut aksi damai pada beberapa hari lalu di halaman DPRD Lampung bersama mahasiswa dari berbagai kampus lain. Ia menyebut aksi tersebut sebagai teladan bagi mahasiswa UIN RIL yang berpegang pada motto UIN Ber-ISI yakni Intellectuality, Spirituality, dan Integrity.

Baca Juga:  Rekomendasi Sarasehan 3 Konstituen Dewan Pers

Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan bahwa kegiatan istighosah dan dzikir Kebangsaan ini merupakan inisiatif langsung dari Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Giat serupa digelar serentak di seluruh pelosok tanah air, mulai dari Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) negeri maupun swasta, hingga kantor wilayah Kemenag provinsi dan kabupaten/kota.


Penulis : Anis


Editor : Ahmad Novriwan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Eva Monalisa: Pendidikan Kewirausahaan Belum Cukup Tanpa Akses Modal dan Pendampingan UMKM
Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal
Timwas Haji DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji Agar Jama’ah Lebih Nyaman
Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 
HAJI 2026: Dugaan Pungli Tawaf di Makkah Terus Mencuat
“Kita Punya Polisi, TNI, Imigrasi, Kok TPPO Masih Terjadi”
HAJI 2026: 7.488 Jemaah Gunakan Kursi Roda

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:08 WIB

Eva Monalisa: Pendidikan Kewirausahaan Belum Cukup Tanpa Akses Modal dan Pendampingan UMKM

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:27 WIB

Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:25 WIB

Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:08 WIB

Timwas Haji DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji Agar Jama’ah Lebih Nyaman

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:58 WIB

Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:27 WIB

mainan non sni

#indonesiaswasembada

Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:25 WIB

#indonesiaswasembada

Timwas Haji DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji Agar Jama’ah Lebih Nyaman

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:08 WIB