KOTABUMI-Salahsatu Kabupaten yang banyak melahirkan Kabupaten baru adalah Lampung Utara. Hari ini, Lampung Utara dengan segenap kemampuannya terus berjuang untuk tetap eksis.
Hal ini dikatakan Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis saat menerima audiensi pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung yang dipimpin Ketua JMSI Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, Rabu (22/7).
Hamartoni mengatakan, mengatasi persoalan ekonomi yang demikian serius, PAD yang sulit digali, efisiensi terus dilakukan pemerintah pusat, pihaknya terus bekerja keras berjuang.
Seiring tekanan tersebut, Pemkab juga dihadapi budaya masyarakat yang nakal dan kurang suka dengan keindahan alias pembangunan.
“Dipasang lampu penerang dua tiga hari hilang, pecah. Dipasang wifi ditempat-tempat umum hilang dan rusak. Ini satu kendala yang dihadapi,” keluh Hamartoni.
Diterangkan, ada beberapa pihak berencana tanam modal di Lampung Utara seperti Chandra dan PT BA. Tiba-tiba harga tanah melonjak naik. Akhirnya mundur.
Menghadapi fenomena itu, JMSI Lampung melalui Ahmad Novriwan menawarkan solusi menggunakan pendekatan budaya.
Tokoh adat dan aparat penegak hukum kiranya dapat secara bersama-sama ikut memberikan pemahaman soal ini. Selain, kerja-kerja aparatur dalam menggali potensi Pajak lebih serius.
Selain itu, komunikasi antar institusi, institusi dengan media juga harus dibuka selebar-lebarnya. Info pembangunan harus terus diberikan secara datatif dan periodik. Termasuk pajak daerah.
“Umumkan pendapatan pajak daerah per periodik. Umumkan juga penggunaannya. Mungkin ini bisa menambah kepercayaan masyarakat. Saya yakin masyarakat kita masih berbudaya.”
Hadir dalam pertemuan tersebut mendampingi Ketua JMSI Lampung, Sekretaris Anton Kurniawan, Heris Drianto, Prin Orba, bersama Ketua JMSI Lampung Utara, Rolly Johan yang didampingi Sekretaris Irawan beserta anggota lainnya.
Sementara Bupati didampingi Kepala Dinas Kominfo Gunaido Uthama, S.IP., M.H. dan Kepala Badan Kesbangpol yang diwakili Kepala Bidang Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Organisasi Kemasyarakatan Antoni Effendi, S.H., M.H.[]
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Lampung Utara

















