Razia Rutan Kotabumi, Tri Ghaly : Tidak Ada Peredaran Narkoba!

Minggu, 5 Januari 2025 | 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Untuk memastikan bersih dari peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, petugas gabungan kembali merazia kamar warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi, Sabtu 04 Januari 2025.

Kepala Rutan Kotabumi, Budi Setyo Prabowo melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rumah, Tri Ghaly Ramadhitya mengatakan kegiatan rutin razia yang dilakukan secara mendadak kali ini menyasar ke kamar tahanan I Blok C sekira pukul 23.00 WIB.

Hasilnya, petugas berhasil menemukan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan aturan rutan. Diantaranya, dua unit handphone, satu pack kartu remi, tiga buah hanger, dua botol parfum, tiga korek api, tiga alat cukur, enam sendok, dua gunting kuku, dan satu buah gunting.

Baca Juga:  PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung

“Kegiatan Pelaksanaan razia bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya deteksi dini terhadap potensi ancaman seperti peredaran narkoba, keberadaan senjata tajam, maupun barang-barang lain yang berpotensi membahayakan stabilitas rutan.” tegasnya.

Usai menggeledah kamar hunian, sebanyak 12 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) langsung dilakukan tes urine.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN UIN RIL Bersama PMI dan Warga Panjang Utara Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah

“Tidak ditemukan adanya peredaran narkoba, hasil tes urine pada 12 WBP dinyatakan negatif,” jelas Ghaly.

Kegiatan diakhiri dengan gelar hasil razia dan pemusnahan hasil razia menggunakan palu dan dimasukkan ke ember. Razia berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.

Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan komitmen Rutan Kelas IIB Kotabumi dalam menjaga keamanan serta memberikan lingkungan yang terkendali bagi warga binaan.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB