Rakor Netralitas ASN, Pj. Gubernur Jabarkan Konsep Green Development dan Blue Economy

Jumat, 16 Agustus 2024 | 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Pj. Gubernur Lampung Samsudin memimpin Rapat Koordinasi Netralitas ASN dan Sosialisasi Ibu Kota Nusantara (di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Jum’at (16/08/2024).

Rakor tersebut membahas pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan berkelanjutan sebagai pondasi bagi pembangunan di masa depan.

Rakor ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, tata kelola adaptif dan netralitas ASN dalam Pilkada serentak 2024, yang menjadi landasan penting bagi masa depan Indonesia.

Pj. Gubernur Samsudin menekankan bahwa pembangunan bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga revitalisasi tata kelola yang relevan dengan tantangan zaman.

Ia menyampaikan bahwa tata kelola baru yang akan diterapkan di IKN Nusantara mencerminkan konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan atau green development.

“Pembangunan di IKN Nusantara akan menekankan konsep green development, di mana apabila dilihat dari atas, yang terlihat adalah hamparan hijau yang menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Samsudin menambahkan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan hanya soal lingkungan fisik, tetapi juga mencakup pengembangan energi baru terbarukan.

“Energi yang digunakan nantinya akan mengarah pada sumber energi terbarukan, seperti listrik, energi matahari dan baterai. Ini adalah langkah yang harus kita lakukan ke depan untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” jelas Samsudin.

Dalam pembahasan mengenai masa depan pembangunan, Samsudin mengajak seluruh pihak untuk memiliki visi jauh ke depan, tidak hanya untuk lima atau tiga tahun ke depan, tetapi untuk generasi mendatang.

Baca Juga:  Guru Sejahtera, Pendidikan Berkeadaban

“Pembangunan yang kita lakukan harus mempersiapkan masa depan untuk anak-anak kita yang akan hidup di zaman yang berbeda dengan kita, dengan mindset yang berbeda pula,” tambahnya.

Samsudin juga menyoroti potensi besar laut Indonesia dalam konsep ekonomi biru atau blue economy.

Ia menegaskan bahwa laut adalah sumber daya yang sangat luas dan harus dioptimalkan untuk pembangunan berkelanjutan.

“Laut kita adalah potensi yang luar biasa. Dengan konsep blue economy, kita bisa memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pj. Gubernur mengingatkan pentingnya penataan ruang pesisir yang menghadap laut.

“Presiden telah menegaskan bahwa rumah-rumah di pesisir laut tidak boleh lagi membelakangi laut. Laut harus dijadikan halaman depan, bukan tempat pembuangan sampah. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memperbaiki tata ruang dan menjadikan laut sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Samsudin juga menekankan bahwa Lampung, sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya laut, harus mampu menarik investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung tidak akan optimal jika kita tidak mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi para investor. Kita harus menyediakan infrastruktur yang memadai, regulasi yang jelas, dan kebijakan yang mendukung, serta meningkatkan kapasitas dan keterampilan tenaga kerja kita,” ujarnya.

Di samping itu, Samsudin mengatakan bahwa netralitas ASN menjadi salah satu isu krusial yang dibahas dalam rapat tersebut.

Baca Juga:  Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 %

Ia menegaskan bahwa netralitas ASN adalah kunci keberhasilan Pilkada 2024 yang akan datang.

“Netralitas ASN harus dijaga dengan baik untuk memastikan Pilkada serentak 2024 berjalan dengan lancar dan adil,” katanya.

Pilkada serentak 2024, yang pertama kali dilakukan dalam sejarah Indonesia, menjadi tantangan tersendiri bagi semua pihak yang terlibat.

Samsudin mengingatkan bahwa TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat belum memiliki pengalaman dalam menghadapi Pilkada serentak ini, sehingga diperlukan koordinasi dan mitigasi keamanan yang baik.

“Mengingat ini adalah Pilkada serentak pertama dalam sejarah Indonesia, kita harus melakukan mitigasi keamanan dengan sangat hati-hati. Koordinasi dengan pihak TNI, Polri, KPU, Bawaslu, dan tokoh masyarakat harus dilakukan secara intensif untuk memastikan semua berjalan dengan baik, terkendali, dan harmonis,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran ASN dalam menjaga netralitas dan profesionalisme selama proses Pilkada berlangsung.

Samsudin berharap melalui rapat koordinasi ini, semua pihak dapat memahami betapa pentingnya menjaga netralitas ASN dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tantangan Pilkada serentak 2024.

“Mari kita bersama-sama menjaga integritas dan netralitas ASN demi suksesnya Pilkada serentak 2024 yang damai dan berintegritas,” ajaknya.


Penulis : Fidhel


Editor : Nara


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 %
Polres Mesuji Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026
Rial Kalbadi: Cek Rutin Mobil Damkar
Meski Belum Launching, RSUD Ratu Tara Mesuji Siap Layani Masyarakat
Kejari Way Kanan – KPKNL Metro Lakukan Penilaian Barang Rampasan Negara Inkracht
AMLUM Desak Bupati Copot Jabatan Kepala SDABMBK Lampura
Genjot PAD, Kadis Koperindag Beri Himbauan Begini ke Pedagang di Pasar Rakyat Panggung Jaya
Pariwisata Lampung Makin Diminati

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:30 WIB

Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 %

Senin, 2 Februari 2026 - 22:27 WIB

Polres Mesuji Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:13 WIB

Rial Kalbadi: Cek Rutin Mobil Damkar

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:19 WIB

Meski Belum Launching, RSUD Ratu Tara Mesuji Siap Layani Masyarakat

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:10 WIB

Kejari Way Kanan – KPKNL Metro Lakukan Penilaian Barang Rampasan Negara Inkracht

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

GREAT Institute: Palestina Dukung Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Jumat, 27 Feb 2026 - 12:18 WIB