Puan Disebut Capres Tepat PDIP

Senin, 25 Juli 2022 | 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPR Puan Maharani disebut-sebut sebagai salah satu capres yang tepat untuk diusung PDI Perjuangan (PDIP) di Pilpres 2024 mendatang.

Selain menjadi satu-satunya tokoh prioritas di PDIP, Puan juga merupakan penyokong keberhasilan pemerintahan Jokowi.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, kepada wartawan, Jakarta, Minggu (24/7).

Dedi menyampaikan, keberhasilan KIP dan KIS, ada andil besar Puan saat menjadi Menko PMK. Tak hanya itu, terkait stabitas keuangan negara dalam tangani pandemi, Puan adalah ketua DPR yang hasilkan UU stabilitas sistem keuangan, dengan UU itu ekonomi Indonesia bertahan, juga dengan bantuan sosial sepanjang pandemi didasarkan pada UU tersebut.

“Puan punya posisi strategis sebagai ketua DPR RI, ini jabatan paling berpengaruh setara dengan Presiden, dengan dua alasan itu PDIP semestinya tidak ragu usung Puan,” kata Dedi.

Baca Juga:  Santori Hasan pun Berpulang

Meski tak eksplisit disebut untuk nyapres, tetapi Puan telah mendapat penugasan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk bertemu para pimpinan Parpol.

Hal itu dianggap sebagai sinyal restu Megawati kepada Puan untuk maju di Pilpres 2024.

Atas dasar itu, Dedi menyampaikan, pemilih PDIP punya kecenderungan loyal pada partai, sehingga mengusung Puan sebagai Capres bukan langkah yang keliru.

“Bahkan bisa dianggap tepat karena simbol PDIP saat ini adalah Puan, tentu ini baik karena akan membuat gerakan moral kader lebih menguat dalam mendukung kandidatnya. Untuk itu, membaca elektabilitas Puan harus juga melihat elektabilitas partai,” kata Dedi.

Lebih jauh, Dedi berpe dapat, keuntungan mengusung Puan sangat besar bagi PDIP. Pasalnya, partai berlambang banteng moncong putih ini akan bisa mempertahankan soliditas internal.

“Tentu dengan begitu, PDIP punya tokoh pemersatu internal penerus Megawati yang terbukti kuat selama ini, dengan soliditas itu memungkinkan PDIP kembali raih kemenangan. Puan selama ini minim pencitraan yang melibatkan dirinya secara langsung, bahkan kita tidak pernah melihat Puan melibatkan keluarga dalam membangun image pribadi, berneda dengan politisi lain yang seolah lakukan semua hal demi citra, Puan tidak terlihat demikian,” pungkas Dedi.

Baca Juga:  Soal Polemik Komplek Griya Sukarame, Warga Surati Walikota

Rekam jejak Puan yang sudah selesai dengan kepemimpinan antara lain: Ketua Fraksi PDI Perjuangan di era oposisi, Menko PMK 2014-2019 dan kini sebagai Ketua DPR RI. Sejumlah elite PDIP meyakini dalam darah Puan mengalir jiwa kepemimpinan.

Pun, penugasan partai yang diberikan kepada Puan selalu tuntas dan berhasil. Salah satunya, menjadi ketua pemenangan Ganjaf dir Pranowo di Pilgub Jateng 2013 lalu. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB