Puan Didukung Struktur Politik yang Solid

Sabtu, 16 Juli 2022 | 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo

JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah menjelaskan alasan Puan Maharani layak maju menjadi calon presiden (capres) 2024.

Puan dinilai Dedy didukung oleh struktur politik yang solid. Hal itu ditunjukkan dengan fakta bahwa mayoritas pemilih Puan adalah pemilih partai politik, dalam hal ini PDIP.

“Kita lihat dari struktur politik dari Puan Maharani, pemilih terbesar Puan Maharani adalah pemilih partai politik, itu sudah confirm. Siapa pun yang diusung PDIP besar kemungkinam kader akan solid,” katanya dalam sebuah talkshow di Apa Kabar Indonesia Malam, Kamis (14/7).

Kesolidan kader itu juga yang membuat PDIP bisa memenangkan pemilu dua kali berturut-turut pada 2014 dan 2019.

Baca Juga:  DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi

Di sisi lain, Dedy melihat ketokohan Puan Maharani yang dekat dengan kelompok-kelompok tradisional.

Hal itu pun sesuai dengan karakteristik dari PDIP yang memiliki jargon partainya wong cilik.

“Kita bisa cek di mana daerah pemilihan Puan Maharani itu berada, di daerah Jawa, lebih banyak nilai-nilai tradisional dan Puan bisa keluar dari dapilnya sebagai anggota parlemen dengan suara terbanyak, ini kan juga catatan,” ujar Dedy.

Lebih lanjut, Puan juga dinilai tak memiliki persoalan dengan adanya dikotomi gender.

Sebab, menurutnya banyak daerah-daerah di Indonesia yang ramah terhadap kepemimpinam perempuan.

Dedy memprediksi bisa saja kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2014 bisa terulang kembali andai Puan jadi diusung PDIP sebagai capres pada 2024 mendatang.

Baca Juga:  Bupati Ayu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

“Misalnya yang terjadi di 2014, siapa kira-kira yang bisa mengira Prabowo akan terjungkal di 2014?hampir semuanya tidak mengira, hampir semuanya begitu Presiden Jokowi muncul pada saat itu maka situasinya berubah,” ujarnya.

“Artinya dikotomi yang selama ini mengatakan bahwa elektabilitas rendah dan semacamnya itu hanya propaganda sebelum masa keterusungan. Begitu masa keterusungan itu sudah dimulai kemudian PDIP.sudah menentukan siapa yang akan diusung maka persoalan elektanilitas akan berubah dengan siginifikan,” tandasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Fokus Deteksi Dini pada Penyakit Kanker
Marindo: Nilai Pancasila Harus Jadi Landasan Pembangunan
Kwaran Kasui Adakan Rapat Program Kerja 
Bupati Ayu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
PT BTB Rutin Pastikan Rambu dan Marka Tetap Layak
Basarnas Dorong KM Virgo Transport 8 Diangkat Cari Korban Yang Belum Ditemukan
Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru
Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Lampung Fokus Deteksi Dini pada Penyakit Kanker

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Jadi Landasan Pembangunan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Kwaran Kasui Adakan Rapat Program Kerja 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Bupati Ayu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:53 WIB

PT BTB Rutin Pastikan Rambu dan Marka Tetap Layak

Berita Terbaru

Berita Utama

Lampung Fokus Deteksi Dini pada Penyakit Kanker

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:16 WIB

Marindao Kurniawan

Berita Utama

Marindo: Nilai Pancasila Harus Jadi Landasan Pembangunan

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:09 WIB

Berita Utama

Kwaran Kasui Adakan Rapat Program Kerja 

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:05 WIB

Berita Utama

Bupati Ayu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:59 WIB

Pengelola Tol Bakauheni Terbanggi Besar Rutin Melakukan Pengecekan Pagar dan Rambu-Rambu sekitar Tol. Ini semua untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jasa tol Bakter [Rh]

Berita Utama

PT BTB Rutin Pastikan Rambu dan Marka Tetap Layak

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:53 WIB