LAMPUNG UTARA – Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kegiatan yang dikerjakan dengan skema swakelola tipe II itu terindikasi dikendalikan oleh oknum Kepala SMKN 2 Kotabumi inisial HR yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS SMK Kabupaten Lampung Utara.
Hasil penelusuran di lokasi proyek, ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pembangunan.
Kuat dugaan oknum Kepsek SMKN 2 Kotabumi inisial HR dengan sengaja melakukan penyimpangan spesifikasi teknis pada penggunaan sejumlah material bangunan.
Dugaan penyimpangan dimaksud ialah mulai dari penggunaan kanal C baja ringan, Reng, dan genteng metal yang disinyalir tidak memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Tak hanya itu, pada material plafon PVC disinyalir menggunakan material dengan kualitas jauh di bawah standar serta tidak termasuk dalam daftar produk yang memenuhi ketentuan TKDN.
Pemasangan struktur rangka plafon hanya menggunakan hollow galvanis 2 cm x 4 cm. Pada sebagian ruangan plafon lama tidak dibongkar, melainkan langsung ditimpa dengan papan plafon PVC dan dipasang menggunakan lis plafon minimalis.
Pada penggunaan semen, ditemukan penggunaan semen merek Jakarta dan Tiga Roda. Pada material keramik ditemukan merek yang diduga tanpa dilengkapi sertifikat TKDN.
Kepala tukang yang enggan disebutkan namanya menyebut dirinya hanya bekerja sesuai perintah dan intruksi pihak sekolah. Termasuk pada bagian pemasangan plafon yang tanpa didahului pembongkaran eks plafon kayu lama.
“Kalau kami kerja selalu ikut apa yang diarahkan sekolah. Sebagian plafon tidak dibongkar karena (tulangan) kayunya masih bagus. Yang sudah rusak kita pasang pakai hollow 2×4 dengan jarak 60 cm x 60 cm,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi proyek, Rabu 01 Juli 2026.
Dirinya juga mengaku bekerja tanpa memegang gambar rencana. Meski sebelumnya sempat diperlihatkan shop drawing (gambar kerja) namun dokumen tersebut hanya dipegang oleh pelaksana (pihak sekolah).
“Ikut saja arahan dari sekolah, namanya kan kami upahan. Diawal-awal pas mau kerja itu dijelasin dan diperlihatkan gambar kerja. Kalau sekarang enggak pernah pegang gambar,” jelasnya.
Dirinya juga menyebut pihak sekolah sudah banyak mengeluarkan uang tombok (tambahan) untuk mencukupi kekurangan bahan material. Hal itu dikarenakan material yang dibeli banyak kurang saat dilakukan pemasangan.
“Sekolah saja sudah banyak rugi nambah-nambah terus beli material, soalnya atap gedung itu banyak yang rusak dan kuda-kuda baja ringan yang lama tidak sesuai jarak,” imbuhnya.
Meski begitu, pernyataan adanya kerugian yang disebut oleh kepala tukang langsung dibantah oleh seorang guru yang bertugas sebagai pengawas pekerjaan.
“Bukan rugi, maksudnya itu sekolah ngeluarin biaya swadaya untuk merapihkan bangunan yang beberapa bagiannya tidak masuk anggaran. Seperti bagusin lampu bagian teras, ganti seng atap teras dan kamar mandi (toilet) yang ada di samping gedung,” kelit seorang guru disana.
Ketika ditanya kapasitas dan identitas guru tersebut, dirinya menolak memberikan penjelasan lebih lanjut. Dirinya menyarankan agar langsung berkomunikasi dengan Kepala Sekolah.
“Saya enggak berani bang, langsung saja ke Pak Hamron ya, tapi beliau sedang ke Bandar Lampung ada urusan keluarga, coba abang langsung kontak beliau saja,” tuturnya, sembari berlalu.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMKN 2 Kotabumi, konsultan pengawas, serta pihak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung belum memberikan tanggapan resmi meski telah dilakukan upaya konfirmasi.[]
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Desty
Sumber Berita : Lampung Utara


![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-800x1042.jpeg)

![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-225x129.jpeg)

![Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga dalam pelaksanaan Gerakan Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-54.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260702-WA01461-225x129.jpg)
![Terkait kemunculan Satwa dilindungi Tapir, di wilayah kawasan Register 45, Sungai Buaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji,[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260702_214708-225x129.jpg)
![Komandan Skadron 12/Amur Jaya Yudha Letkol Cpn Bayu Anindito Adi Nugroho, M.Han., M.H.I., berfoto bersama personel Skadron 12/AJY, aparatur Kampung Ramsai, dan warga usai peresmian bantuan pembangunan kamar mandi layak huni bagi keluarga kurang mampu di Kampung Ramsai, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Selasa (30/6/2026). [Rm]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260702-WA0139-225x129.jpg)
![viral video memperlihatkan aksi memprihatinkan pembataian seekor Tapir (Tapirus indicus), di Jalan Lintas Timur, kawasan Register 45, Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji.[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260702-WA0174-225x129.jpg)
![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-129x85.jpeg)

![Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga dalam pelaksanaan Gerakan Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-54.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260702-WA01461-129x85.jpg)
![Terkait kemunculan Satwa dilindungi Tapir, di wilayah kawasan Register 45, Sungai Buaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji,[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260702_214708-129x85.jpg)
![Komandan Skadron 12/Amur Jaya Yudha Letkol Cpn Bayu Anindito Adi Nugroho, M.Han., M.H.I., berfoto bersama personel Skadron 12/AJY, aparatur Kampung Ramsai, dan warga usai peresmian bantuan pembangunan kamar mandi layak huni bagi keluarga kurang mampu di Kampung Ramsai, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Selasa (30/6/2026). [Rm]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260702-WA0139-129x85.jpg)


