POLRES Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar razia gabungan untuk melakukan penindakan terhadap aksi balap liar yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Jalur Dua Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Senin (03/03/2025), sekitar pukul 05.30 WIB.
Kegiatan razia ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Menggala, AKP Eman Supriatna, SH, MM, dan Kasat Lantas, Iptu M Erza Tri Syahputra Nasution, S.Tr.K, SIK, dengan personel gabungan dari Sat Lantas, Sat Samapta, serta Polsek Menggala sebanyak 25 personel.
“Pagi ini, personel kami yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Menggala dan Kasat Lantas menggelar razia gabungan untuk melakukan penindakan terhadap aksi balap liar yang di lakukan oleh sekelompok pemuda di Jalur Dua Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selatan,” ucap Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.
Menurutnya, aksi balap liar tersebut bukan hanya menggangu ketenangan warga terutama setelah sholat subuh di bulan suci Ramadhan 1446 H, tapi juga membahayakan para pengguna jalan lainnya yang melintas di lokasi tersebut, dan diri pembalap itu sendiri.
“Dalam razia penindakan aksi balap liar di Jalur Dua Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selatan yang dilakukan tadi pagi, sebanyak 24 (dua puluh empat) unit sepeda motor yang dilakukan penindakan dengan menggunakan blanko tilang, dan langsung dibawa ke Mapolres Tulang Bawang,” papar perwira Alumni Akpol 2006.
Kapolres menambahkan, selama bulan suci Ramadhan 1446 H / 2025 M ini hendaknya diisi dengan kegiatan yang lebih positif untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan oleh para generasi muda, serta tidak melakukan perbuatan yang negatif seperti aksi balap liar, perang sarung, perang petasan atau pun tawuran.
“Kami dari Polres Tulang Bawang tidak akan memberikan ruang kepada para pelaku aksi balap liar atau pun kegiatan negatif lainnya yang membuat resah masyarakat. Bila ada warga yang mengetahui adanya aksi balap liar selama bulan suci Ramadhan 1446 H, bisa langsung menghubungi call center 110 yang dapat diakses secara gratis menggunakan telepon selular,” imbuh perwira dengan melati dua dipundaknya. (*)
Penulis : Boy Tanjung
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Tulangbawang






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


