TEHERAN-Reza Talaei-Nik, juru bicara (jubir) Kementerian Pertahanan Iran, pada Sabtu (26/9) mengatakan bahwa sebagian dari kemampuan strategis angkatan bersenjata negaranya telah ditempatkan di lingkungan aman dan fasilitas bawah tanah, demikian menurut kantor berita resmi Iran, IRNA.
-Talaei-Nik menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pertemuan di Provinsi Alborz, Iran utara, saat menjelaskan langkah-langkah yang diambil Iran untuk melindungi kapasitas pertahanannya.
-Talaei-Nik berkata, “Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian kemampuan strategis angkatan bersenjata telah ditempatkan di lingkungan yang aman dan infrastruktur bawah tanah. Langkah ini telah menyebabkan kegagalan pada beberapa kalkulasi pihak musuh mengenai kekuatan pertahanan Republik Islam Iran dan kapasitas produksi persenjataannya.”
-Talaei-Nik menambahkan bahwa selama perang 12 hari dan 40 hari yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat pada Juni tahun lalu dan Februari tahun ini, “musuh” berupaya melemahkan kemampuan nuklir serta kekuatan rudal, regional, dan angkatan laut Iran.
-Talaei-Nik menyampaikan bahwa meskipun perang telah menimbulkan sejumlah kerugian dan kerusakan bagi negaranya, “musuh” gagal mencapai satu pun tujuan strategis utama mereka dan juga mengalami kerugian akibat serangan Iran. []
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Heri Suroyo
Sumber Berita : Jakarta






![Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Trump-Panik-Larang-Media-Tertentu-Larang-Liputan-di-Gedug-Putih-225x129.jpg)





![Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Trump-Panik-Larang-Media-Tertentu-Larang-Liputan-di-Gedug-Putih-129x85.jpg)



