Laporan: Vini
LAMPUNG SELATAN – Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin menyapa warga Kecamatan Palas Lamsel dalam rangka kegiatan Jumat Curhat Kapolres di Balai Desa Rejomulyo Kec. Palas Lampung Selatan. Jumat, 30/12/2022 pukul 09.00 WIB.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat serta para Bhabinkamtibmas yang mengawaki desa binaannya masing – masing.
Kegiatan ini bertujuan mendengarkan keluh kesah masyarakat secara langsung, dimana Kapolres Lampung selatan AKBP Edwin bertemu dengan warga mengenai kepuasan pelayan – pelayanan Polri dan situasi kamtibmas di masyarakat.
Lewat kegiatan ini Polri membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, sehingga bisa mengetahui apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus diperbaiki ke depan.
“Dengan pelaksanaan jumat curhat, harapan kita bisa mendengar apa yang menjadi keluh kesah dan kekurangan kami dari Kepolisian Resor Lampung Selatan” jelas Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin.
“Kedepan tentunya akan kita lakukan perbaikan – perbaikan pada diri kami, dalam hal ini Polres Lampung Selatan” lanjutnya didamping tokoh agama dari NU KH.Soleh Bajuri.
KH.Soleh Bajuri sebagai tokoh agama menyatakan menyambut baik acara ini sebagai bertemunya masyarakat, tokoh masyarakat dan penegak hukum, ini harus ada sinergitas. Dari sisi tugas penegak hukum tugasnya adalah Law enforcement, sementara tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat adalah sebagai moral enforcement.
Beberapa hal yang menjadi curhatan masyarakat adalah adanya mengenai situasi keamanan dilingkungannya, takutnya masyarakat laporan dimintai uang, pelayananan tes pembuatan SIM dan penyampaian informasi adanya kenakalan remaja yang membutuhkan kehadiran polri.##






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


