Presiden Iran: Akhiri Perang, Karena Iran Dalam Kuat-Kuatnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat berkunjung ke kantor pusat Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) di Teheran, Iran, pada 15 April 2026. (Xinhua]

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat berkunjung ke kantor pusat Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) di Teheran, Iran, pada 15 April 2026. (Xinhua]

TEHERAN-Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat (21/8) mengatakan bahwa lebih baik mengakhiri perang sekarang karena Iran berada dalam posisi yang “kuat dan bermartabat”.

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut dalam Sidang Umum ke-31 Asosiasi Islam Perhimpunan Medis Iran (Islamic Association of the Iranian Medical Society) di ibu kota Teheran, saat dia menekankan bahwa perang dengan Amerika Serikat (AS) pada akhirnya harus berakhir, menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs web kantornya.

“Lebih baik kita mengakhiri perang ini sekarang, saat kita berada dalam posisi yang kuat dan bermartabat, dan seluruh dunia mengakui kemenangan kita serta menegaskan bahwa AS, yang melanggar semua peraturan (internasional), telah menyerang sekolah, rumah sakit serta infrastruktur kita, dan dibenci di seluruh dunia,” katanya.

Baca Juga:  Elfianah Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran

Pezeshkian menggambarkan nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang ditandatangani antara Iran dan AS pada Juni sebagai sesuatu yang “terhormat dan berharga”, seraya menekankan bahwa tidak ada satu pun ketentuan dalam MoU tersebut yang mengisyaratkan penyerahan diri dan bahwa semua kewajiban menjadi tanggung jawab pihak lain.

Dia mengatakan bahwa apa yang dicapai dalam perundingan dengan AS merupakan “pencapaian besar”, yang disetujui dengan semangat “persatuan dan solidaritas” di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran, dan seluruh anggota dewan tersebut membelanya dengan tegas. Namun, sang presiden menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah jika diserang kembali, seraya mengatakan, “Kita tidak akan tunduk pada tindakan intimidasi dalam keadaan apa pun, dan tidak ada keraguan mengenai hal itu.”

Baca Juga:  Turki Tingkatkan Belanja Pertahanan Hingga 229 Persen

“Kita akan melawan mereka hingga napas terakhir dan akan memberikan respons yang menghancurkan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa para komandan militer dan angkatan bersenjata Iran “dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih” telah siap sepenuhnya untuk membela negara.

Pada 18 Juni, Iran dan AS menandatangani MoU tentang penghentian perang mereka di semua front di Timur Tengah. Berdasarkan MoU tersebut, kedua negara dijadwalkan mengadakan perundingan dalam jangka waktu 60 hari, yang berakhir pada Senin (17/8), untuk mencapai kesepakatan final. Namun, nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul meningkatnya ketegangan antara kedua negara bulan lalu.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi
Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS
35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina
Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South
IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:23 WIB

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 September 2026 - 21:03 WIB

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Sabtu, 12 September 2026 - 04:19 WIB

Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

#indonesiaswasembada

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:23 WIB

Prabowo-Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:03 WIB

Kapal Filipinan yang terbakar [NHK]

#indonesiaswasembada

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:53 WIB