Pola Pembelajaran Adaptif Butuh Keterlibatan Seluruh Elemen Pendidikan

Kamis, 24 Februari 2022 | 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Net

Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Net

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Penerapan pola pembelajaran yang adaptif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen pendidikan, termasuk para orang tua. Para pemangku kepentingan didorong untuk terus meningkatkan kapasitas seluruh elemen pendidikan agar proses belajar mengajar mencapai target yang diharapkan.

“Terganggunya proses belajar mengajar di masa pandemi ini memang mengkhawatirkan semua pihak. Mekanisme belajar sesuai protokol kesehatan sudah dilakukan, tetapi upaya tersebut sangat memerlukan dukungan seluruh elemen pendidikan, termasuk orang tua murid,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/2).

Upaya meningkatkan kapasitas elemen pendidikan, seperti guru dan para orang tua murid, ujar Lestari, harus terus dilakukan agar pola belajar yang adaptif bisa berjalan dengan baik di tengah pandemi yang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, program Merdeka Belajar yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu membutuhkan ekosistem pendidikan yang memiliki standar sarana dan prasarana, serta keterampilan SDM yang memadai.

Baca Juga:  Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Publikasi Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek pada Agustus tahun lalu, mengungkapkan terjadi kehilangan kemajuan belajar selama 5-6 bulan setelah 12 bulan belajar dari rumah. Hal itu didasarkan atas perkembangan literasi berhitung sebelum dan selama pandemi pada kelas 1 dan 2 sekolah dasar.

Temuan tersebut, tegas Rerie, harus menjadi perhatian bersama dan membutuhkan solusi yang segera, agar tidak terjadi akumulasi kehilangan kemajuan belajar pada sistem pendidikan nasional. Keterlambatan dalam memberikan solusi yang tepat pada masalah di sektor pendidikan dasar, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, berpotensi besar mempengaruhi kualitas pendidikan secara umum di masa datang.

Baca Juga:  Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Menurut Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, kepedulian semua pihak dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif dan berjalan dengan baik sangat dibutuhkan saat ini. Gerakan bersama untuk mewujudkan peningkatan kapasitas para tenaga pendidikan dan orang tua murid, tegas Rerie, mendesak dilakukan.

Agar, ujarnya, upaya memperbaiki kualitas generasi penerus bangsa dan menciptakan SDM yang berkualitas dan mampu bersaing baik di dalam kancah nasional maupun internasional bisa terus berjalan untuk menjawab tantangan di masa depan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:18 WIB

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 November 2026 - 22:12 WIB

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 Nov 2026 - 23:18 WIB


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB