Pohon Kelapa Condong Itu ‘Tenggelamkan’ Karomani

Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aom Karomani/Net

Aom Karomani/Net

Oleh: Doel Remos

BERITA OTT Rektor Unila menggemparkan jagad alam ini. Betapa tidak, suap dan gratifikasi masih terjadi di perguruan tinggi. Meski soal-soal seperti ini juga masih lazim terjadi di tingkat sekolah menengah atas di Lampung. Maka tenarnya “Bu Diana” di lingkaran ini. Tapi saya tidak bicara soal ibu ini. Karena sifatnya sulit dibuktikan.

Saya cukup mengenal sepak terjang Karomani-sang Rektor. perkenalan dengan Karomani disambungkan oleh sahabat saya Dr Budi Kustoro (alm)-rekan sejawat Karomani.

Awal mula karier Karomani bermula dari Jambi. Dosen di Jambi. Pindah ke Lampung masuk FKIP dan tak lama berselang mutasi ke FISIP Unila. Mainannya, dan dalam tempo tak lama, menduduki jabatan di Fisip, kemudian menjadi rektor Unila.

Baca Juga:  Lampung Butuh Blue Print Jalan Air

Silat Karomani memang luar biasa. Sangking luar biasanya, saya harus berbeda pandangan dengan senior saya. Soal siapa pengganti Hasriadi Mad Akin, rektor yang digantikan Karomani.

Senior saya yang juga bergelar Profesor Toto-Saya memanggilnya Bang Toto. Ia menegaskan kenapa saya harus mendukung Karomani kala itu. Saya jelaskan dengan Kanda Profesor.
Bahwa kalau ibarat pohon kelapa, condong sudah bakal jatuh dipelukan Karomani.

Sebagai orang eksternal yang tahu permainan tim Karomani, saya paparkan. Bahwa boleh saja secara internal Unila tak menginginkan Karomani, tapi suara aturan dalam pemilihan rektor yang sampai saat ini masih terjadi Jakarta menentukan siapa pemenangnya.

Baca Juga:  Hendry Kurniawan Dorong Petani Lampung Selatan Go Digital, Kenalkan Aplikasi Hingga IoT untuk Tingkatkan Produktivitas

Semua cara dilakukan Karomani dan tim. Ormas besar dan kecil dimanfaatkan guna mempengaruhi suara senat kala itu. Bahkan KPK diikutsertakan. Alhasil, meski kalah dalam pemilihan di senat Unila, Karomani menjadi rektor dan dilantik Mas Nadiem menjadi orang nomor satu di Unila.

Alhasil, Kemenangan Karomani lebih karena pohon kelapa yang condong itu memberikan 35% suara kepadanya. Garis dan buah tangan menghantarkan Karomani menjadi rektor Unila meski akhirnya pohon kelapa itu menimpa Kang Aom dan ‘tenggelamkannya’ di rutan KPK.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wamenkop: Penentuan Manajer Kopdes Merah Putih gak ada Titip-Titipan
Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Politik Global, Hilirasi untuk Perkuat Ekonomi Negara
Trafik Keluar Masuk Tol Bakter Catatkan 97.023
Mirza Kembali Rolling 6 Pejabat
Pemprov Perkuat Data untuk Tingkatkan IPM Lewat RMDku
Wagub Jihan Apresiasi Kemenkop Dorong Alpukat Siger Tembus Pasar Internasional
Misbakhun : MBG Terbukti Dongkrak Kualitas SDM
Hardiknas 2026; Meneguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:37 WIB

Wamenkop: Penentuan Manajer Kopdes Merah Putih gak ada Titip-Titipan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:45 WIB

Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Politik Global, Hilirasi untuk Perkuat Ekonomi Negara

Senin, 4 Mei 2026 - 20:26 WIB

Trafik Keluar Masuk Tol Bakter Catatkan 97.023

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00 WIB

Mirza Kembali Rolling 6 Pejabat

Senin, 4 Mei 2026 - 19:48 WIB

Pemprov Perkuat Data untuk Tingkatkan IPM Lewat RMDku

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Wamenkop: Penentuan Manajer Kopdes Merah Putih gak ada Titip-Titipan

Senin, 4 Mei 2026 - 21:37 WIB

#indonesiaswasembada

Trafik Keluar Masuk Tol Bakter Catatkan 97.023

Senin, 4 Mei 2026 - 20:26 WIB

#indonesiaswasembada

Mirza Kembali Rolling 6 Pejabat

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Perkuat Data untuk Tingkatkan IPM Lewat RMDku

Senin, 4 Mei 2026 - 19:48 WIB