PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 | 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

ROMA- Perdana Menteri (PM) Italia Giorgia Meloni pada Jumat (6/11) mengatakan bahwa serangkaian serangan siber yang terjadi di berbagai wilayah Eropa baru-baru ini menjadi hal yang perlu dikhawatirkan, seraya menegaskan bahwa investasi di bidang pertahanan dan keamanan tidak hanya berkaitan dengan persenjataan, tetapi juga diperlukan untuk melindungi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Berbicara di Fieracavalli, acara pameran kuda internasional di Verona, Meloni mengatakan bahwa penyelidik sedang menangani kasus-kasus tersebut, sebagaimana dilaporkan surat kabar Italia Corriere della Sera.

Meloni mengatakan masih belum jelas apakah serangan siber terhadap fasilitas penyimpanan plasma darah di Prancis, ancaman bom palsu yang melibatkan pesawat, serta serangan yang menargetkan pasokan pangan saling berkaitan.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Namun, menurutnya, seluruh insiden tersebut menunjukkan adanya satu kekhawatiran yang sama, yakni bahwa infrastruktur sipil, termasuk sektor pangan, rumah sakit, sistem layanan kesehatan, dan sarana transportasi, telah menjadi sasaran serangan.

Sang PM menegaskan bahwa dalam situasi saat ini, belanja pertahanan dan keamanan tidak seharusnya dipandang semata-mata sebagai pengeluaran untuk membeli senjata, melainkan sebagai investasi untuk melindungi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dia menyebut sebuah insiden ketika peretas berupaya mengubah pengaturan suhu lemari pendingin yang digunakan untuk menyimpan darah bagi keperluan transfusi. Menurutnya, persediaan darah tersebut pada akhirnya tetap aman berkat sistem keamanan yang memerlukan investasi finansial.

Baca Juga:  Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Meloni menyebut argumen yang menyatakan bahwa sumber daya yang dialokasikan untuk pertahanan dan keamanan dialihkan dari layanan kesehatan atau rumah sakit sebagai “tidak masuk akal.”

Sebelumnya pada Jumat, kantor berita Italia ANSA melaporkan bahwa sebuah penerbangan Wizz Air dari Praha menuju Roma menerima ancaman bom. Pesawat yang dijadwalkan mendarat di Roma tersebut kemudian dialihkan ke Venesia. Polisi setelah itu menyelesaikan pemeriksaan keamanan dan tidak menemukan bahan peledak apa pun di dalam pesawat. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 12:34 WIB

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Berita Terbaru

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:34 WIB

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB