PLN Diminta Tak Padamkan Listrik Selama Ramadan di Aceh

Rabu, 2 Maret 2022 | 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, meminta kepada jajaran PLN di Aceh untuk memberikan pelayanan optimal kepada warga jelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 2022 Masehi.

Salah satunya dengan tidak sering memadamkan listrik di Aceh.

“Kita minta PLN untuk memberikan pelayanan optimal. Jangan sampai listrik sering padam jelang Ramadan. Kebiasaan buruk di Aceh, selama Ramadan listrik sering padam, padahal aktivitas di malam hari semakin banyak selama puasa,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini.

“Belum lagi kita mendapat laporan, bahwa di Desa Tampur Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, pemadaman listrik sudah berlangsung hampir satu bulan lebih dan tak kunjung diperbaiki. PLN Aceh harusnya segera merespon hal ini. Kasihan warga di Tampur Paloh yang hidup tanpa penerangan selama sebulan lebih serta sebentar lagi menyambut bulan suci Ramadan,” kata politisi yang dekat dengan dayah di Aceh ini.

Baca Juga:  Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Syech Fadhil meminta PLN Aceh untuk segera merespon keluhan warga di Tampur Paloh.

“Meski mereka tinggal di pedalaman, mereka juga warga Aceh.“

“PLN harus memastikan ibadah puasa seluruh warga di Aceh berlangsung nyaman tanpa pemadaman listrik bergilir. Jangan ada pemadaman listrik total, apalagi seperti yang terjadi di Tampur Paloh,” kata politisi muda alumni Al Azhar Kairo Mesir ini lagi.

Sebelumnya diberitakan, warga Tampur Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, mengeluh soal pemadaman listrik di daerah mereka.

Baca Juga:  Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 'Oleh-oleh'

Pasalnya, listrik padam sudah lebih dari sebulan dan tak ada respon apapun dari pihak PLN untuk memperbaiki persoalan yang dihadapi oleh masyarakat di pedalaman Aceh Timur ini.

Hal ini disampaikan oleh sejumlah warga di Tampur Paloh kepada wartawan, Selasa 1 Maret 2022.

“Sudah lebih dari satu bulan padam bang. Kami yang tinggal di Tampur Paloh dan beberapa desa lainnya di Simpang Jernih tidak tahu harus mengadu kemana lagi. Makanya kami mohon diberitakan agar dibaca sama orang PLN,” kata Mustafa, warga Tampur Paloh, Selasa 01 Maret 2022. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi
Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier
Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing
Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung
SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun
Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

Berita Terbaru


Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan warga memeriksa lokasi pascaserangan udara Arab Saudi yang menargetkan sebuah pasar di Provinsi Al-Jawf, Yaman, pada 28 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:19 WIB