SANAA-Pertempuran sengit dan serangan menghantam berbagai front di seluruh Yaman pada Rabu (28/10), saat pasukan pemerintah menyerang target-target milik Houthi, sementara pihak Houthi melaporkan gelombang baru serangan udara Arab Saudi.
Majid al-Nuzaili, juru bicara pasukan pemerintah, mengatakan dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X bahwa pasukan pemerintah telah melancarkan 749 serangan terhadap pusat komando, benteng pertahanan, kendaraan, dan jalur pasokan kelompok Houthi selama 24 jam terakhir.
Al-Nuzaili mengeklaim bahwa operasi-operasi tersebut melumpuhkan 239 petempur Houthi serta menghancurkan atau merusak 117 kendaraan militer dan peralatan tempur.
Dia mengatakan pasukan pemerintah terus memperkuat kendali di Provinsi Taiz, Yaman barat daya, sementara operasi serangan terus berlanjut di provinsi-provinsi lain di negara itu.
Sementara itu, juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan dalam sebuah pernyataan di X bahwa pasukan Saudi selama 24 jam terakhir telah melancarkan 101 serangan udara dan rudal terhadap ibu kota Sanaa yang dikuasai Houthi serta delapan provinsi. Dia mengeklaim bahwa serangan tersebut menewaskan atau melukai puluhan orang, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pertempuran ini terjadi di tengah eskalasi tajam antara kelompok Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung oleh koalisi pimpinan Arab Saudi. Dalam beberapa hari terakhir, kelompok Houthi juga telah melancarkan serangan berulang hingga jauh ke dalam wilayah Arab Saudi.
Yaman terperosok ke dalam konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman utara, yang kemudian memicu koalisi pimpinan Arab Saudi untuk melakukan intervensi pada 2015 guna mendukung pemerintah Yaman.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Heri Suroyo
Sumber Berita : Jakarta
















