Pj Gubernur Lampung Dorong Inovasi dan Peningkatan SDM

Kamis, 9 Januari 2025 | 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Penjabat Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd., menjadi Pembina Apel Pagi di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai BPKAD dan dilaksanakan di Gedung Olahraga Green Sport Tenis, Kamis (9/01/2025),

Dalam amanatnya, Pj. Gubernur Lampung menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pegawai BPKAD atas dedikasinya selama tahun 2024 yang telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.

“Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh pegawai BPKAD yang telah membantu mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan dan akuntabel,” ujar Pj. Gubernur Lampung.

Salah satu capaian besar yang mendapat apresiasi khusus dari Pj. Gubernur adalah keberhasilan Pemerintah Provinsi Lampung melalui BPKAD meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut.

Baca Juga:  Keluarga Desak Presiden dan Kapolri Usut Tuntas Kematian Tersangka Dugaan Korupsi di Lampung

Pencapaian ini dianggap sebagai bukti nyata komitmen BPKAD dalam menjalankan tugas sesuai prinsip tata kelola yang baik.

“Ini adalah prestasi luar biasa. Saya berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meraih lebih banyak inovasi di masa depan,” ungkapnya.

Pj. Gubernur juga menekankan pentingnya mengimplementasikan prinsip 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, 5S merupakan salah satu kunci dalam menciptakan budaya kerja yang produktif dan ramah di lingkungan pemerintahan.

“Kita bekerja bukan hanya untuk mencapai target, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 5S harus menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian kita,” tuturnya.

Selain apresiasi, Pj. Gubernur juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di BPKAD. Ia mendorong pegawai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar mampu menghadapi tantangan di era digitalisasi dan globalisasi.

Baca Juga:  Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran

“SDM yang unggul adalah aset utama. Saya mendorong seluruh pegawai untuk terus belajar, baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan yang relevan dengan pekerjaan mereka,” kata Pj. Gubernur Lampung.

Di akhir amanatnya, Pj. Gubernur Lampung menyoroti pentingnya inovasi dalam pengelolaan aset daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah. Menurutnya, pengelolaan aset yang inovatif dan terarah dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat keuangan daerah.

“Pendapatan daerah tidak hanya bergantung pada pajak, tetapi juga pada optimalisasi aset. Saya berharap BPKAD dapat terus menciptakan terobosan-terobosan baru dalam pengelolaan aset,” pungkasnya.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen
Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa
UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama
Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace
JMSI Tuba Gelar Diskusi Publik Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan
Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza
Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung
Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:45 WIB

UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza

Berita Terbaru

Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Francis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua)

Lainnya

Francis Perpanjang Jam Malam

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:00 WIB

Berita Utama

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:16 WIB

Berita Utama

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:10 WIB

Berita Utama

UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:45 WIB

Berita Utama

Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:37 WIB