Pilkada Lambar Tak Menarik, Elektabilitas Dua Calon di Way Kanan Tarik Menarik

Minggu, 22 September 2024 | 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Lampung Barat tahun ini dinilai sebagai preseden buruk bagi demokrasi. Bahkan di sebagian kalangan masyarakat kabupaten setempat, Pilkada kali ini tak menarik untuk diikuti.

Baru-baru ini, lembaga survei Rakata mengeluarkan hasil survei menjelang masa kampanye pada Pilkada Lampung Barat. Hasilnya, pasangan Parosil Mabsus – Mad Hasnurin hanya mengantongi persentase elektabilitas sebanyak 75,25 persen.

Angka itu didapat menggunakan metode Stratified Random Sampling (sampel acak) di 15 kecamatan yang ada di Lambar.

Masih ditemukan masyarakat Lambar yang tidak tahu rencana pelaksanaan Pilkada serentak pada 27 November mendatang. Terbukti, hasil survei menunjukkan 12,25 persen masyarakat tak tahu mengenai informasi tersebut.

Bahkan, sebanyak 21,75 persen responden menjawab tidak pada pertanyaan akan berpartisipasi hadir ke TPS untuk ikut mencoblos pada hari H pemilihan.

Kendati demikian, pilihan kotak kosong pada Pilkada Lambar hanya dilirik sebagian responden dengan persentase yang sangat rendah, yakni 1,25 persen atau kurang dari 2 persen dilapangan.

Baca Juga:  Dekranasda Jombang Keren, Limbah Kaca Jadi Cuan

Lembaga survei Rakata memulai surveinya sejak 08 September hingga 14 September 2024 dengan cara wawancara bertatap muka langsung dengan responden terpilih.

Diketahui, pada survei kali ini, Rakata menyerap 400 responden dari berbagai latar belakang, mulai dari Petani, Ibu Rumah Tangga (IRT), Pedagang, Wiraswasta, Butuh, dan pekerjaan lainnya.

Magnet Politik Way Kanan

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikan, mungkin pribahasa itu cocok untuk menggambar keadaan Pilkada Lambar dan Way Kanan, jika di Lampung Barat dinilai sebagian kalangan tak menarik, Way Kanan punya magnet politik sendiri.

Berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan Lembaga Survei Rakata, dua Paslon yang bakal tarung di Pilkada November mendatang memiliki elektabilitas yang hampir sama.

Baca Juga:  Awal September, Lima Kades di Kecamatan RJU Mesuji Habis Masa Jabatannya

Pasangan calon Ali Rahman-Ayu Asalasiyah dan rivalnya Resmen Kadapi-Cik Raden sama-sama mengantongi angka elektabilitas hingga 30 persen lebih.

Bedanya, Ali Rahman – Ayu Asalasiyah mengantongi 33, 25 persen, sedangkan Resmen Kadapi – Cik Raden 30,25 persen. Elektabilitas kedua calon jika tanpa Swing Voters yakni Ali Rahman-Ayu Asalasiyah 52,36 persen, sedangkan Resmen Kadapi – Cik Raden 47,64 persen pada pertanyaan siapa yang akan dipilih jika Pilkada berlangsung hari ini.

Meski head to head kedua calon masih dimenangkan oleh Paslon Ali Rahman-Ayu Asalasiyah, tak menutup kemungkinan masyarakat Way Kanan akan beralih mendukung Resmen Kadapi – Cik Raden, jika dalam kampanye mampu meyakinkan pemilih lewat visi misi dan program kerja yang diusung pada perhelatan Pilkada serentak November 2024 mendatang.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Ahmad Novriwan


Sumber Berita : Rakata

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dua Laboratorium Baru UIM Siapkan Ruang Belajar Lebih Nyata bagi Mahasiswa, Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas
Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi
Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Dua Laboratorium Baru UIM Siapkan Ruang Belajar Lebih Nyata bagi Mahasiswa, Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB