Pemprov Lampung Ajak Pelaku Jasa Keuangan Bangun Kemitraan Strategis Hadapi Era Digital

Selasa, 5 Agustus 2025 | 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG— Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh pelaku jasa keuangan untuk bersama-sama membangun kemitraan strategis dalam mendukung kemajuan Provinsi Lampung di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat menghadiri seminar Strategic Alliance in Finance Leadership yang diadakan oleh Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan bertempat di Ballroom Hotel Santika Premiere, Selasa (05/08/2025).

“Saya mengajak semua yang hadir untuk menjadikan momentum ini sebagai ruang untuk membangun kemitraan yang strategis, yang mengembangkan leadership yang relevan dengan perkembangan zaman dan mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan,” ajaknya.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan sistem keuangan nasional yang semakin adaptif dan inovatif, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.

“Saya bersyukur karena sistem keuangan kita semakin agile dan banyak teman-teman yang di Otoritas Jasa Keuangan semakin adaptif, tertantang, kritis dalam mengembangkan berbagai inovasi mengenai sistem keuangan yang ada di Indonesia, itu adalah bentuk yang sama-sama kita syukuri,” ucapnya.

 

Wagub juga menekankan bahwa kepemimpinan di sektor keuangan saat ini harus mampu menjawab tantangan besar seperti disrupsi digital, ekonomi berbasis data, serta perubahan perilaku konsumen yang dinamis.

 

“Strategic alliance in finance leadership ini tentu bukan hanya sekadar judul saja melainkan realitas yang harus kita jawab bersama-sama, kita hidup di era yang ditandai dengan disrupsi digital kemudian ekonomi yang berbasis data dan prilaku konsumen yang semakin dinamis,” tegasnya.

Transformasi yang terjadi, seperti munculnya Fintech dan integrasi sistem pembayaran seperti QRIS, menjadi bukti bahwa sektor keuangan dituntut untuk terus berkembang dan berinovasi.

Baca Juga:  Raperda Inisiatif DPRD Lampung Mulai Dibahas, Sasar Berbagai Sektor Strategis

“Teknologi Fintech mengubah cara kita bertransaksi, mengakses layanan keuangan, bahkan cara lembaga keuangan mengambil keputusan contoh konkrit seperti yang kita punya Qris yang kini mengintegrasikan pembayaran lintas platform, kemudian mempercepat transaksi retail dan juga mengurangi ketergantungan terhadap uang tunai dan banyak hal lainnya,” lanjutnya.

Wagub dalam kesempatan tersebut juga berharap FKIJK untuk mendorong pengembangan smart apps lokal yang terintegrasi seperti platform digital di negara lain, contohnya WeChat di China, yang mampu menggabungkan berbagai layanan mulai dari transaksi keuangan, e-commerce, hingga konsultasi kesehatan dalam satu aplikasi.

“Kita memang sudah memiliki beberapa apps yang menjadi unggulan produk Indonesia dan itu didukung sistem pembayaran yang juga sangat praktis saya yakin itu bisa lebih dikembangkan, lebih bisa masuk di banyak platform yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik. Saya tantang teman-teman di FKIJK ini bisa mendorong masuk kedalam builder smart apps yang luar biasa tersebut,” ucapnya.

Wagub juga menegaskan bahwa Kolaborasi Lintas sektor merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam mendukung kemajuan daerah ditengah pesatnya transformasi digital saat ini.

“Kemarin Pemerintah Provinsi Lampung baru saja meluncurkan program SMA-SMK Migran, ini salah satu bentuk kolaborasi dari teman-teman keuangan dalam hal ini memberikan kolaborasi lintas sektor kepada daerah, nanti pada saat program itu berjalan memberikan bantuan KUR kepada para Migran yang akan diarahkan melalui Bank Lampung,” jelasnya.

“Ini adalah salah satu bentuk dari kolaborasi lintas sektor yang tidak bisa berdiri sendiri, semuanya hari ini tantangannya, trennya adalah sinergi, kolaborasi, jadi ini adalah contoh yang baik, awal contoh yang baik dan teman-teman di jasa keuangan lainnya dapat mengembangkan kolaborasi di lintas sektor lainnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Wagub Jihan Dukung Putri Hijabfluencer Berlaga di Ajang Nasional

Diakhir, Wagub berharap kepemimpinan pada sektor keuangan ini mampu memimpin dengan mindset yang cepat, adaptif dan berbasis data tapi disaat yang sama juga harus memegang teguh nilai transparansi, akuntabilitas dan keberlanjutan.

“Saya menganggap teman-teman semua sudah agile dan saya berharap akan lebih agile lagi dalam memahami prilaku pasar, tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), environmental, social dan juga governance, serta pentingnya literasi keuangan masyarakat. Dibeberapa kegiatan kami berjalan bersama Bank Indonesia, OJK untuk bisa mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi keuangan,” ucapnya.

“Karena itu, forum seperti ini menjadi game charger dan kolaborasi antar regulator dan juga prilaku industri dan pemimpin di sektor jasa keuangan akan melahirkan ekosistem yang sehat, kompetitif sekaligus inklusif,” pungkasnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung sekaligus Ketua umum Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa seminar ini bertujuan membentuk kepemimpinan keuangan yang strategis, adaptif, dan visioner di tengah ketidakpastian ekonomi global dan cepatnya laju transformasi digital.

“Harapannya nanti bisa mendorong terbentuknya kepemimpinan yang strategis, adaptif dan visioner untuk bisa menghadapi tantangan di sektor jasa keuangan yang terus berkembang terutama di era transformasi digital dan ketidakpastian situasi perekonomian saat ini,” harapnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya
Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48
Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini
Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI
Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global
Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:13 WIB

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 September 2026 - 09:48 WIB

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 September 2026 - 06:11 WIB

Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru

Berita Utama

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 Sep 2026 - 11:13 WIB


Foto yang diabadikan pada 21 September 2026 ini menunjukkan National Exhibition and Convention Center (Shanghai), tempat penyelenggaraan ajang WorldSkills Competition ke-48, di Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 Sep 2026 - 09:48 WIB


Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 Sep 2026 - 09:41 WIB

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI)

#indonesiaswasembada

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:38 WIB