Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 | 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

WASHINGTON-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (27/9) sangat percaya diri Iran akan kembali ke meja perudingan. Sementara AS sudah sangat jelas menolak syarat perundingan. Iran pun tegas mengatakan, jika usulan syarat di tolak, gak ada perundingan dengan AS.

“Saya memperkirakan ada lebih banyak perundingan dengan Iran [pekan ini],” kata Trump dalam sebuah wawancara melalui telepon dengan media berita daring AS, Axios.

Mengutip dua sumber regional, Axios melaporkan bahwa putaran dialog tidak langsung lainnya antara AS dan Iran dapat berlangsung paling cepat pada Senin (28/9), meskipun masih belum jelas apakah kedua pihak dapat menjembatani perbedaan mereka.

Baca Juga:  Kasus Lp Cibinong, Dirjenpas Mundur

Ketika ditanya apakah dia mempertimbangkan untuk kembali melancarkan serangan terhadap Iran, Trump berkata, “Saya selalu memikirkannya.”

Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner telah mengadakan putaran baru negosiasi tidak langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi di sela-sela sesi Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (22/9) pekan lalu.

Menurut Axios, Iran mengusulkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan melanjutkan perundingan nuklir dalam waktu satu pekan, dengan syarat; AS mencabut blokade angkatan lautnya, menghapus sanksi atas penjualan minyak Iran, serta memulihkan gencatan senjata regional.

Baca Juga:  KPK Beri Penghargaan untuk Lampung atas Penguatan Pendidikan Antikorupsi

Trump menolak Usulan Iran

Araghchi mengatakan kepada NBC pada Minggu bahwa Iran masih menginginkan solusi diplomatik meskipun Trump menolak usulan tersebut.

“Meskipun kami mendengar dari Presiden Trump bahwa dia menolak kesepakatan ini. Kami masih menunggu tanggapan resmi melalui para mediator,” ujar Araghchi.

Seperti diketahui, Trump dan Iran sama-sama keras dalam sikap. Iran pun tegas menyatakan, jika usulan syarat perundingan di tolak AS, bakal tak ada perundingan lanjutan dengan AS.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terbaru

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB