Peluncuran Fakultas Kedokteran Gigi, Profesi Dietisien, dan Halal Center di Universitas Aisyah Pringsewu Dorong Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat,

Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU — Peluncuran Fakultas Kedokteran Gigi, Program Profesi Dietisien, dan Halal Center di Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menjadi langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kehadiran tiga unit baru ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan tenaga medis dan ahli gizi di Provinsi Lampung serta mendorong pengembangan pendidikan tinggi di bidang kesehatan.

Peluncuran dilakukukan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Kabupaten Pringsewu, Rabu (15/10/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menyoroti masih minimnya jumlah dokter gigi di Indonesia, termasuk di Lampung. Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), idealnya satu dokter gigi melayani 7.000 penduduk. Namun, di Indonesia rasio tersebut masih berada di kisaran 1 banding 9.000 hingga 12.000 penduduk.

“Artinya, kebutuhan dokter gigi di Indonesia masih sangat kurang. Bahkan jika kita bandingkan dengan negara maju seperti Jepang, satu dokter gigi di sana hanya melayani sekitar 2.000 penduduk,” ujarnya.

Wagub Jihan menambahkan, dengan jumlah fakultas kedokteran gigi di Indonesia yang baru sekitar 30-an, dibutuhkan waktu hingga 15 tahun untuk mencapai standar WHO tersebut. “Di Lampung sendiri, masih ada sekitar 117 puskesmas yang belum memiliki dokter gigi berstatus ASN,” ujarnya.

Selain Fakultas Kedokteran Gigi, Wagub Jihan juga mengapresiasi pembukaan Program Profesi Dietisien di Universitas Aisyah Pringsewu, sebagai program pertama di Sumatera.

Ia menilai, hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mendorong konsumsi makanan bergizi di seluruh daerah. “Kebijakan makan bergizi seimbang membuat setiap dapur atau fasilitas penyedia pangan wajib memiliki tenaga ahli gizi,” ujarnya.

Baca Juga:  Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Disisi lain, Wagub Jihan menilai perkembangan Universitas Aisyah Pringsewu sebagai salah satu contoh transformasi pendidikan tinggi yang cepat dan adaptif.

“Saya ingat ketika kampus ini masih sekolah tinggi ilmu kesehatan pada 2016. Hanya dalam tiga tahun, pada 2019, sudah bertransformasi menjadi universitas. Ini perkembangan yang luar biasa cepat,” ujarnya.

Ia menyebut, sejumlah universitas besar di Lampung belum memiliki program studi serupa. “Jadi ini prestasi tersendiri bagi Universitas Aisyah Pringsewu,” ucapnya.

Selain sektor kesehatan, Wagub Jihan, juga menyoroti masih rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi di Lampung. Saat ini, hanya sekitar 22 persen lulusan SMA yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

“hanya sekitar 22 persen saja yang dari SMA yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, jelas Wagub Jihan, berharap universitas-universitas seperti UAP dapat menjadi mitra strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi, termasuk melalui program beasiswa.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Wagub Jihan menyampaikan optimismenya terhadap kontribusi Universitas Aisyah Pringsewu dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Tingkatan Mutu Lulusan, LPM UIN RIL Gelar Asesmen RPS OBE

“Mari jadikan momentum ini sebagai bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas, di mana Lampung sebagai motor penggerak kemajuan bangsa,” tutupnya.

Dalam kesempatannya, Rektor Universitas Aisyah Pringsewu, Sutrisno, menyampaikan bahwasannya peluncuran ini sebagai titik emas dalam sejarah Universitas Aisyah Pringsewu”. Ia menegaskan, ketiga unit baru tersebut merupakan bentuk ekspansi visi dan komitmen universitas untuk menjawab tantangan zaman.

“Hari ini kita tidak sekadar menghadiri acara seremonial. Kita sedang menorehkan sejarah, sebuah lompatan besar dalam perjalanan akademik UAP,” ujarnya.

Sutrisno menekankan bahwa peluncuran Fakultas Kedokteran Gigi, Program Studi Diestisien, dan Halal Center ini akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, unggul, dan bermartabat.

Tak hanya itu, Sutrisno berharap agar ketiga entitas baru ini dapat menjadi center of excellence di bidang masing-masing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.

Ia berkomitmen bahwa Universitas Aisyah Pringsewu akan menyediakan dukungan sumber daya, fasilitas, dan kebijakan yang dibutuhkan agar ketiganya dapat tumbuh dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi umat manusia.

“Kesehatan bukanlah segalanya, tetapi tanpa kesehatan segalanya tidak berarti apa-apa,” ucapnya.

“Semoga langkah strategis ini mendapat ridha Allah SWT dan membawa keberkahan bagi bangsa, negara, dan dunia,” tambahnya.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

ILS Komitmen Pendampingan Pasien Daerah Terpencil
Korban TPPO, Walikota Awasi Penggunaan HP di Sekolah
Polda Lampung Amankan Dua Korban TPPO
Lampung Perkuat Perlindungan Anak, TPPO Jadi Perhatian Serius
Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum
AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji
Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:36 WIB

ILS Komitmen Pendampingan Pasien Daerah Terpencil

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:24 WIB

Korban TPPO, Walikota Awasi Penggunaan HP di Sekolah

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:11 WIB

Polda Lampung Amankan Dua Korban TPPO

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:58 WIB

Lampung Perkuat Perlindungan Anak, TPPO Jadi Perhatian Serius

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

ILS Komitmen Pendampingan Pasien Daerah Terpencil

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:36 WIB

#indonesiaswasembada

Korban TPPO, Walikota Awasi Penggunaan HP di Sekolah

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:24 WIB

#indonesiaswasembada

Polda Lampung Amankan Dua Korban TPPO

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:11 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Perkuat Perlindungan Anak, TPPO Jadi Perhatian Serius

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:58 WIB

#indonesiaswasembada

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB