Oknum PDTI Tanjung Raja Disebut Borong Pekerjaan Jalan Milik Desa Sindang Marga, Begini Responnya

Jumat, 28 Juni 2024 | 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Oknum pendamping desa inisial HB diduga kelola pekerjaan pemeliharaan (tambal sulam) jalan Lapis Penetrasi Macadam (Lapen) sebelum ditingkatkan ke pekerjaan Lapis Tipis Aspal Pasir (Latasir) dengan milik Desa Sindang Marga Kecamatan Tanjung Raja kabupaten setempat.

Menurut keterangan salah satu pekerja, Ribut, dirinya mendapatkan pekerjaan dari oknum pendamping desa inisial HB dengan borongan pekerjaan Rp15 ribu rupiah per meter. Pekerjaan tambal sulam sepanjang 300 meter dengan penanganan secara patching (penambalan) pada titik kerusakan tersebar.

“Kerjaan lurah (Kades) 600 meter Latasir, tapi cuma 300 meter yang tambal sulam Lapen. Enggak kenal (Kades), rundingan dengan HB saya. Bahannya saya disuruh beli, duitnya dikasih oleh HB. Borongan per meternya Rp15 ribu, Lapen sudah selesai, tapi pekerjaan latasirnya belum dikerjakan karena nunggu pabrik (AMP) produksi, entah kapan itu,” ungkap Ribut, saat dikonfirmasi sejumlah awak media, (28/06).

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Pemkab Lampura Gelar Pasar Murah

Terpisah, oknum pendamping desa inisial HB saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya membantah jika dirinya dituding sebagai pemborong pekerjaan Latasir dengan penanganan tambal sulam pada Lapen yang kondisinya telah mengalami kerusakan.

Dirinya berkilah hanya mendampingi dan mengarahkan cara kerja sesuai dengan tupoksi sebagai pendamping desa teknik infrastruktur (PDTI) pada kecamatan setempat.

Baca Juga:  LSM Gempur Dukung Pinjaman Pemkab Lampung Utara Rp150 Miliar ke PT SMI

“Enggak benar itu. Yang mengerjakan pihak desa, saya hanya mendampingi dan mengarahkan. Minta carikan pekerja yang bagus (terlatih), saya suruh nego dan ngomong sendiri,” kilahnya.

Oknum pendamping desa inisial HB beranggapan kasus yang dituduhkan pada dirinya, hingga dicecar oleh sejumlah rombongan yang diduga jurnalis untuk konfirmasi yang disinyalir utusan seseorang yang ingin menjatuhkan nama baiknya.

“Kemarin itu juga sudah ada yang masuk (datang) dua mobil, kayaknya ada yang nyuruh-nyuruh, bukan saya enggak tahu itu,” ujarnya.


Penulis : Rudi


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sandy Juwita Dukung Pinjaman Rp150 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur di Lampung Utara
Bimtek Aset di Lampung Utara Tuai Sorotan
Jelang Idul Adha, Pemkab Lampura Gelar Pasar Murah
LSM Gempur Dukung Pinjaman Pemkab Lampung Utara Rp150 Miliar ke PT SMI
Pasar Murah Minyakita di Kotabumi Diserbu Warga, Disdag Lampung Utara Optimistis Tekan Harga
Dugaan Kegiatan Fiktif Disparbud Lampung Utara Mencuat, Oknum Kasubbag Disebut Kuasai Pengelolaan Anggaran
Ketua Komisi I DPRD Kunjungi PMR SMAN 3 Kotabumi, Tekankan Pendidikan Karakter
Pelepasan Kepsek dan Peringatan Hari Kartini di SMAN 3 Kotabumi Semarak

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:29 WIB

Sandy Juwita Dukung Pinjaman Rp150 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur di Lampung Utara

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Bimtek Aset di Lampung Utara Tuai Sorotan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:12 WIB

Jelang Idul Adha, Pemkab Lampura Gelar Pasar Murah

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:44 WIB

LSM Gempur Dukung Pinjaman Pemkab Lampung Utara Rp150 Miliar ke PT SMI

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:41 WIB

Pasar Murah Minyakita di Kotabumi Diserbu Warga, Disdag Lampung Utara Optimistis Tekan Harga

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Tasi Berkah Satlantas Polres Mesuji Sasar Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:43 WIB

#indonesiaswasembada

Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:58 WIB