Praktik Culas Proyek SMKN 2 Kotabumi Terungkap!, Panitia Berdalih Miskomunikasi

Senin, 6 Juli 2026 | 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik dugaan penyimpangan anggaran revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi memunculkan sejumlah fakta mengejutkan hingga membuat panitia tak berkutik setelah praktik culas mencuat ke publik.[De]

Polemik dugaan penyimpangan anggaran revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi memunculkan sejumlah fakta mengejutkan hingga membuat panitia tak berkutik setelah praktik culas mencuat ke publik.[De]

LAMPUNG UTARA – Polemik dugaan penyimpangan anggaran revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi memunculkan sejumlah fakta mengejutkan hingga membuat panitia tak berkutik setelah praktik culas mencuat ke publik.

Setelah ‘kepergok’ mengurangi volume dan kualitas pekerjaan rehabilitasi gedung sekolah, panitia pembangunan satuan pendidikan (P2SP) nampak kebakaran jenggot dan buru-buru merombak ulang penanganan pekerjaan.

Perombakan dimaksud ialah mengganti keseluruhan atap gedung sekolah, mencopot rangka tulangan plafon yang tadinya hanya menggunakan tulangan ringkih ukuran 2 cm x 4 cm menjadi ukuran standar 4 cm x 4 cm meskipun realisasinya belum nampak.

Pihak sekolah melalui panitia berdalih material masih dalam tahap pemesanan. Hal itu dipertegas oleh pernyataan konsultan supervisi (pengawas) yang sudah menginstruksikan agar material Non-TKDN disingkirkan dan diganti menyeluruh menggunakan material bersertifikat TKDN.

Konsultan Supervisi program Revitalisasi SMKN 2 Kotabumi, Ipung Ahmad saat dikonfirmasi di lokasi proyek, Senin, 06 Juli 2026 menegaskan tidak ada kompromi terhadap penyimpangan yang terjadi disana.

Sebab, kata dia, secara teknis kerja yang diketahui bersama berdasarkan juknis revitalisasi sudah sangat jelas tidak diperbolehkan mengurangi volume atau dengan sengaja merubah kualitas pekerjaan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga:  Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

“Judul awalnya kan bongkar (ganti) atap bukan tambal sulam. Harus ganti semua atapnya. Makanya mumpung belum terlalu jauh, sudah saya instruksikan agar segera dibongkar ulang dan dipasang menyeluruh,” tegasnya.

Sejak Mutual Check Nol (MC-0) telah disepakati pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah harus menyesuaikan gambar rencana kerja yang sudah ditetapkan oleh Kemendikdasmen sebelumnya.

“Pekerjaan harus berdasarkan Shop Drawing. Kepala tukang harus memahami instruksi kerja yang diberikan agar hasilnya sesuai harapan bersama,” tutur dia.

Sementara itu, Ketua P2SP SMKN 2 Kotabumi M. Fadly berdalih sempat terjadi miskomunikasi dengan pekerja. Meski pengakuan kepala tukang kontras dengan pernyataannya saat membuka ruang klarifikasi.

“Miskomunikasi saja, semua yang tidak sesuai standar sudah kami bongkar dan diperbaiki ulang. Kami bekerja juga diawasi oleh Komite sekolah,” ucapnya.

Kendati demikian, Ketua Komite SMKN 2 Kotabumi, Samsuri mengaku tidak begitu memahami teknis kegiatan. Apalagi, sambung dia, jabatan komite sekolah baru diemban selama 3 bulan terakhir.

Baca Juga:  Menjemput Nestapa di Tengah Oase

“Kalau saya pribadi enggak begitu mengerti, apalagi saya ini baru 3 bulan menjabat. Tapi kan saya punya tanggung jawab menjadi perwakilan wali murid, makanya sering-sering nengok proyek ini walaupun tidak paham,” ucapnya berseloroh.

Terpisah, Kepala SMKN 2 Kotabumi, Hamron Roiya mengaku kecewa dengan terbitnya pemberitaan yang dinilai menyudutkan. Meski pada akhirnya dirinya tetap legowo dan menganggap sebagai bentuk kritik kontrol sosial terhadap informasi publik.

“Jujur saya kecewa dengan kawan-kawan media. Tempo hari bukan saya tidak mau bertemu, tapi memang ada urusan mendesak. Sekarang persoalan ini sudah sampai ke pucuk (Kadisdik) dan dari KCD juga sudah turun memeriksa pekerjaan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan adanya klarifikasi resmi dari pihak sekolah termasuk P2SP publik menjadi mafhum dengan kondisi yang sebenarnya.[]


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Jaga Situasi Kamtibmas, Polsek Simpang Pematang Rutin Gelar Patroli dan KRYD
Temui Tokoh Adat Jabung, Gubernur Mirza Hadirkan Solusi Pendidikan, Infrastruktur, dan Lapangan Kerja
Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi, Lakukan Langkah Pengendalian dan Pengawasan Komoditas Strategis
Yorrys Umumkan Pembentukan Pansus Papua Sebagai Langkah Strategis
Tak Sesuai Spesifikasi, P2SP Bongkar Ulang Proyek Revitalisasi SMKN 2 Kotabumi
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Bersama Forkopimda, Wujudkan Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan
Milad ke – 3 dan Rakernas Persadin Sukses, Perkuat Konsolidasi Nasional dan Arah Organisasi
Dari Pi’il Pesenggiri Menuju Ekonomi Budaya Lampung

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 22:54 WIB

Jaga Situasi Kamtibmas, Polsek Simpang Pematang Rutin Gelar Patroli dan KRYD

Senin, 6 Juli 2026 - 22:49 WIB

Praktik Culas Proyek SMKN 2 Kotabumi Terungkap!, Panitia Berdalih Miskomunikasi

Senin, 6 Juli 2026 - 17:56 WIB

Temui Tokoh Adat Jabung, Gubernur Mirza Hadirkan Solusi Pendidikan, Infrastruktur, dan Lapangan Kerja

Senin, 6 Juli 2026 - 17:54 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi, Lakukan Langkah Pengendalian dan Pengawasan Komoditas Strategis

Senin, 6 Juli 2026 - 13:45 WIB

Yorrys Umumkan Pembentukan Pansus Papua Sebagai Langkah Strategis

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, mengumumkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Papua sebagai langkah strategis untuk menangani berbagai persoalan yang terus berkembang di Tanah Papua.[Hs]

#indonesiaswasembada

Yorrys Umumkan Pembentukan Pansus Papua Sebagai Langkah Strategis

Senin, 6 Jul 2026 - 13:45 WIB