Narkoba Masuk Kampung, BNN-Granat Bertemu, 31 Ribu Warga Lampung Terpapar

Kamis, 24 Agustus 2023 | 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

BANDARLAMPUNG-Masalah Narkoba menjadi hal yang memompkkan buat bangsa. Tak terkecuali Lampung. Narkoba sudah masuk kampung. Nempel liwat orgen tunggal, ruang karaoke dan lain-lain. Aparat penegak hukum tak boleh tinggal diam. Apalagi jadi beking penyebarannya.

Melihat realitas itu, Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPD GRANAT) Provinsi Lampung beserta jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRANAT Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung menggelar Silaturahmi dengan Kepala Badan Nasional Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung di ruang rapat BNN Provinsi Lampung, Rabu (23/08).

Kedatangan Pengurus DPD GRANAT se-Provinsi ini disambut langsung oleh Brigjen Pol. Budi Wibowo, S.I.K., SH.,MH, didampingi oleh Kombes Pol. Achmad Iksan, S.I.K., SH.,MH, selaku Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Lampung. Turut hadir dalam pertemuan silaturahmi Dewan Pakar DPD GRANAT Provinsi Lampung, Dr. Bambang Hartono, SH.,M.Hum.

Brigjen Pol. Budi Wibowo, S.I.K., SH.,MH menyambut baik atas kunjungan dan silaturahmi DPD GRANAT Provinsi Lampung dan Pengurus DPC GRANAT se-Lampung, dalam rangka memperkuat sinergisitas dan kalaborasi akselerasi War On Drugs di Provinsi Lampung.

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi DPD dan DPC GRANAT se-Provinsi Lampung, ini akan menambah spirit kerja kami BNN Provinsi Lampung, dan memperkuat sinergi dan kalaborasi antara BNN dan GRANAT, “ujar Kepala BNN Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selain itu Brigjen Pol. Budi Wibowo, S.I.K., SH.,MH, juga menjelaskan bahwa, terdapat 1500 lebih jenis Narakoba baru, dan 112 jenis Narkoba ini telah ada di Indonesia.

“Ada survei yang mengatakan bahwa 31 ribu masyarakat di Provinsi Lampung pernah menggunakan dan memakai Narkoba, sebanyak 3 % telah melakukan rehabilitas dan 97 % belum pernah melakukan rehabilitasi, sehingga besar berpeluang terjerumus dalam Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika”, terang Kepala BNN Lampung.

“Pengabdian dan kinerja GRANAT ditengah masyarakat tidak diragukan lagi, selama 23 tahun perjalanannya GRANAT sudah banyak memberikan konstribusi dan bukti nyata dalam pengabdiannya ditengah masyarakat, dalam membantu Pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Selain itu juga, Kelembagaan GRANAT ini sudah sangat terstruktur dengan baik, mulai dari Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Pengurus Daerah (DPD) dalam tingkat Provinsi, Dewan Pengurus Cabang (DPC) dalam tingkatan Kabupaten/Kota, Dewan Pengurus Cabang Khusus (DPCK) tingkatan untuk Perguruan Tinggi, Dewan Pengurus Anak Cabang Khusus (DPACK) yang merupakan tingkatan pada level SMA/SMK/Sederajat, Ranting di tingkat Desa/Kelurahan, bahkan sudah sampai tingkatan RT, ungkap Budi Wibowo.

Baca Juga:  Gubernur Mirza: MBG Instrumen Peningkatan Kualitas SDM dan Penguatan Ekonomi Desa

Mari kita sepakat untuk mempersatukan persepsi, bersinergi dan kolaborasi antara BNN dan GRANAT dalam melaksanakan Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, dan saya ikut bangga dan bersyukur bisa bekerjasama dalam menyelamatkan anak bangsa dari Peredaran Gelap dan Penyalahgunaan Narkotika yang ada di Provinsi Lampung,” tutup Brigjen Pol. Budi Wibowo, S.I.K.,SH.,MH.

Sementara itu H. Tony Eka Candra, Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung dalam kedatangannya menyampaikan, bahwa Visi dan Misi GRANAT sebagaimana selalu disampaikan oleh Ketua Umum DPP GRANAT Indonesia Prof. Dr. H. KRH. Henry Yosodiningrat, SH., MH, bahwa GRANAT bertujuan untuk menyelamatkan bangsa dari kehancuran akibat Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika, dan GRANAT bertekad Negara Kesatuan Republik Indonesia bebas dari Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

Sehingga GRANAT akan berada di garda terdepan dalam mendukung dan membantu segala upaya Pemerintah dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Bupati Saleh Asnawi Beri Karpet Merah Buat Investor di Tanggamus
Kunker ke Mesuji, Ini Yang Dilakukan Rahmat Mirzani Djausal
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Wagub Jihan-Yayasan BoemiKita dan GGGI Indonesia, Bahas Optimalisasi Pengelolaan Sampah
Bed Dryer Dorong Hilirisasi Pertanian di Tulang Bawang
Jalan Rawa Jitu – Umbul Mesir Dibangun, Distribusi Hasil Pertanian Semakin Lancar
Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Lampung Selatan
KPU Mesuji Gelar Pemutakhiran Data Parpol Lewat Sipol

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:24 WIB

Bupati Saleh Asnawi Beri Karpet Merah Buat Investor di Tanggamus

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:17 WIB

Kunker ke Mesuji, Ini Yang Dilakukan Rahmat Mirzani Djausal

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:07 WIB

Wagub Jihan-Yayasan BoemiKita dan GGGI Indonesia, Bahas Optimalisasi Pengelolaan Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:58 WIB

Bed Dryer Dorong Hilirisasi Pertanian di Tulang Bawang

Berita Terbaru

BUPATI Tanggamus Saleh Asnawi Terima Audiensi Pengurus JMSI Lampung, Bahas kolaborasi dan HPN dan HUT JMSI Ke 7 (De)

#indonesiaswasembada

Bupati Saleh Asnawi Beri Karpet Merah Buat Investor di Tanggamus

Kamis, 25 Jun 2026 - 07:24 WIB

#indonesiaswasembada

Kunker ke Mesuji, Ini Yang Dilakukan Rahmat Mirzani Djausal

Kamis, 25 Jun 2026 - 07:17 WIB

-Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan kunjungan kerja dalam rangka meninjau pemanfaatan Bantuan Mesin Pengering (Bed Dryer) Tahun Anggaran 2025 di Kampung Wono Agung, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Rabu (24/6/2026). [Nr]

#indonesiaswasembada

Bed Dryer Dorong Hilirisasi Pertanian di Tulang Bawang

Rabu, 24 Jun 2026 - 20:58 WIB