Misbakhun : Sukseskan 2 Program Prioritas Nasional , MBG Dan Koperasi Merah Putih

Minggu, 1 Maret 2026 | 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengajak konstituen di daerah pemilihannya mendukung serta menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Misbakhun mengatakan dua program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut akan menggerakkan perekonomian dan bermanfaat bagi generasi masa depan.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan serap aspirasi di tiga lokasi di Kabupaten Probolinggo, yakni di Kecamatan Pajarakan, Kecamatan Gending, dan Kecamatan Leces, Sabtu (28/2/2026). Serap aspirasi itu merupakan kegiatan dalam rangka masa reses DPR pada 20 Februari-9 Maret 2026.

Dalam serap aspirasi yang dihadiri para kepala desa, ulama, tokoh masyarakat, dan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Probolinggo itu, Misbakhun menjelaskan tentang KDMP yang akan menjadi instrumen penggerak ekonomi desa.

“Koperasi Desa Merah Putih ini kita harapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa,” kata politikus Partai Golkar itu.

Misbakhun mengatakan , saat ini perekonomian nasional berada dalam tekanan dinamika global dan geopolitik internasional. Untuk meredam gejolak itu, katanya, pemerintahan Prabowo berupaya keras membangun stabilitas ekonomi nasional, termasuk dengan memperkuat ekonomi di tingkat desa melalui program Kopdes Merah Putih.

Baca Juga:  Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Saat Reses

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) itu menuturkan program KDMP melibatkan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN). Misbakhun menyebut lembaga keuangan yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) yang sudah memiliki jaringan hingga perdesaan itu akan mendukung KDMP.

“Jadi, kebutuhan pokok, sarana produksi pertanian, hingga produk UMKM bisa berputar di desa sendiri. Kalau ekonomi desa bergerak, pertumbuhan nasional ikut terdorong,” jelasnya.

Ia menjelaskan alokasi anggaran untuk MBG pada 2026 mencapai skitar Rp 350 triliun. Misbakhun menyebut anggaran itu sebagai bagian investasi jangka panjang bangsa membentuk generasi masa depan.

Misbakhun pun menepis anggapan soal MBG telah menggerus anggaran pendidikan. Menurut dia, negara memberikan peluang yang setara bagi seluruh anak Indonesia.

“Baik dari keluarga sederhana maupun dari latar belakang apa pun, semuanya memiliki hak yang sama untuk mengakses pendidikan dan mengabdi kepada bangsa sesuai kemampuan dan ketulusannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Dalam setiap pertemuan itu Misbakhun juga mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahaadalia menugaskannya aktif menjelaskan soal KDMP dan MBG. Wakil rakyat asal Pasuruan itu menegaskan bahwa Golkar sebagai pendukung Presiden Prabowo berkewajiban menyukseskan program-program pemerintahan saat ini.

“Dengan arahan dari Bapak Bahlil, semua anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI yang turun ke konstituen harus terdepan dalam mendukung program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Misbakhun.

Oleh karena itu, Misbakhun dalam pertemuan di setiap titik serap aspirasi juga menggelar dialog interaktif. Tujuannya tidak hanya memberikan penjelasan kepada konstituen, tetapi juga mencari masukan dari para pemilihnya untuk menjadikan program-program pemerintah berjalan baik dan berhasil.

“Setiap masukan dari desa akan saya perjuangkan. Program pemerintah tidak hanya harus kuat di konsep, tetapi juga tepat dalam pelaksanaan,” pungkasnya .(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:18 WIB

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 November 2026 - 22:12 WIB

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 Nov 2026 - 23:18 WIB


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB