Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 | 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto yang diabadikan pada 7 Mei 2023 ini menunjukkan suasana pertemuan luar biasa Liga Arab (Arab League/AL) yang digelar di Kairo, Mesir. (Xinhua)

Foto yang diabadikan pada 7 Mei 2023 ini menunjukkan suasana pertemuan luar biasa Liga Arab (Arab League/AL) yang digelar di Kairo, Mesir. (Xinhua)

KAIRO-Liga Arab (Arab League) pada Minggu (1/11) menyerukan penyelidikan internasional yang independen atas dugaan penyiksaan dan pelanggaran sistematis terhadap para tahanan Palestina dari Jalur Gaza yang ditahan di Penjara Ramla, Israel.

Dalam sebuah pernyataan, organisasi tersebut mengatakan bahwa sejumlah tahanan di bagian Rakevet di dalam penjara itu mengalami cedera dan luka bakar akibat tindakan penindasan serta perlakuan buruk yang berulang kali terjadi.

Liga Arab menyerukan agar Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan badan-badan pemantau independen diberikan akses tanpa batasan ke penjara tersebut, serta menuntut perawatan medis bagi tahanan yang terluka dan pembebasan segera terhadap para tahanan yang sakit maupun terluka.

Baca Juga:  Dua Titik Karhutla di Tulang Bawang dan Lamteng Terkendali

Liga Arab menyatakan bahwa dugaan pelanggaran tersebut melanggar hukum humaniter internasional dan merupakan “kejahatan terhadap kemanusiaan” yang menuntut adanya pertanggungjawaban. Organisasi tersebut mendesak masyarakat internasional dan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan guna melindungi para tahanan Palestina serta menghapus impunitas.

Kantor Media Tahanan Palestina pada Selasa (27/10) melaporkan bahwa para tahanan asal Gaza di bagian Rakevet berulang kali mengalami tindak kekerasan, termasuk pemukulan menggunakan tongkat, penggunaan gas air mata dan semprotan merica, peluru karet, dan granat kejut.

Baca Juga:  Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Menurut laporan lain yang diterbitkan kantor tersebut pada 24 Oktober, jumlah tahanan dan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel per Oktober 2026 mencapai antara 9.350 hingga 9.400 orang.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%
Program Keringanan Pajak Bermotor Diperpanjang, Warga Lampura Rasakan Manfaatnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:18 WIB

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 November 2026 - 22:12 WIB

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 Nov 2026 - 23:18 WIB


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB