Mirza Ajak Kolaborasi Partai Politik untuk Perjuangkan Kebijakan yang Pro-Rakyat Lampung

Minggu, 24 Agustus 2025 | 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh partai politik, termasuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Ajakan itu Gubernur Mirza sampaikan saat menghadiri Musyawarah Wilayah VI PKS Provinsi Lampung di Balroom Hotel Emersia, Bandarlampung, Minggu (24/8/2025).

Gubernur Mirza menegaskan politik harus melahirkan keputusan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, mulai dari harga bahan pokok, ketersediaan lapangan kerja, hingga kualitas pendidikan, dimana semuanya ditentukan oleh regulasi dan kebijakan politik.

Ia menekankan, Lampung tidak akan bisa keluar dari persoalan kemiskinan dan pengangguran tanpa adanya sinergi semua pihak

Gubernur Mirza menyoroti kondisi Lampung yang masih menghadapi tingkat kemiskinan dan pengangguran cukup tinggi, meski daerah ini kaya sumber daya alam.

Ia mengungkapkan bahwa data menunjukkan, angka pengangguran terbuka di Lampung mencapai 10,67 persen atau di atas rata-rata nasional.

Sementara hanya 62 persen lulusan SMP yang melanjutkan ke SMA, dan hanya 21 persen lulusan SMA yang dapat melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Ironisnya, dari 30 ribu lulusan sarjana per tahun, hanya sekitar 3 persen yang bisa bekerja sesuai bidangnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Iran Larang Kapal Melintas di Selat Hormuz, Kecuali...

Gubernur Mirza juga menyinggung persoalan distribusi hasil pertanian, terutama gabah dimana menurutnya, mayoritas gabah Lampung justru keluar daerah sehingga masyarakat lokal harus membeli kembali beras dengan harga mahal.

Ia menyebut kebijakan pelarangan ekspor gabah sempat membuat penggilingan padi di desa hidup kembali.

Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya pendidikan murah dan berkualitas.

“Kuncinya ada pada pendidikan. Pendidikan harus murah dan kualitas pengajarannya harus bagus. Kalau tidak, bonus demografi justru bisa menjadi bencana,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Mirza mengajak partai politik, khususnya seluruh pimpinan dan kader PKS yang hadir dalam forum tersebut, untuk berkolaborasi dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

“Politik yang stabil dan regulasi yang tepat akan membawa Lampung keluar dari kemiskinan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan partai politik menjadi kunci,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PKS Lampung Ade Utami Ibnu menyampaikan pentingnya menghadirkan politik yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

Ia menegaskan bahwa politik tidak boleh berhenti pada perebutan kekuasaan semata, tetapi harus menjadi jalan untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendidikan, serta menyejahterakan masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Cetak Generasi Emas Desa Melalui Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual

“Politik adalah alat perjuangan. Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir dari politik memberi manfaat nyata bagi rakyat, bukan justru menambah beban hidup mereka,” ujarnya.

Ade menekankan bahwa Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, hingga kelautan.

Namun potensi tersebut sering kali tidak memberi nilai tambah optimal bagi masyarakat.

Karena itu, ia mendorong adanya kebijakan yang berpihak pada petani, nelayan, dan kelompok kecil lain agar mereka mendapatkan keadilan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya membangun generasi muda yang berpendidikan, sehat dan berdaya saing.

Menurutnya, bonus demografi harus dimanfaatkan dengan baik melalui pendidikan berkualitas dan lapangan kerja yang memadai.

“Kalau anak-anak kita tidak dapat akses pendidikan dan pekerjaan, bonus demografi justru akan menjadi beban,” ujarnya.

Ade pun mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, partai politik, maupun masyarakat sipil, untuk membangun kolaborasi dalam menghadirkan politik yang solutif, bukan sekadar janji.

“Mari kita jadikan politik sebagai sarana ibadah dan perjuangan, agar Lampung lebih maju dan rakyatnya sejahtera,” pungkasnya.[]


Penulis : Anis


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi
Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS
35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina
Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South
IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:23 WIB

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 September 2026 - 21:03 WIB

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Sabtu, 12 September 2026 - 04:19 WIB

Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

#indonesiaswasembada

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:23 WIB

Prabowo-Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:03 WIB

Kapal Filipinan yang terbakar [NHK]

#indonesiaswasembada

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:53 WIB