Gubernur Mirza Cetak Generasi Emas Desa Melalui Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela (Jihan), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan sebuah paradigma baru dalam pembangunan daerah: Manusia adalah Infrastruktur Terpenting. Pemprov Lampung tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi justru melakukan lompatan besar dengan mengokohkan fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui dua terobosan strategis yang menyentuh langsung akar rumput: Program Satu Desa Satu Sarjana (STEM) dan Satu Desa Satu Hafiz Qur’an.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen tegas Gubernur Mirza yang telah menghapus beban uang komite sekolah di tahun 2025 kemarin. Kini, Pemprov Lampung hadir lebih jauh, bukan sekadar menggratiskan akses, melainkan menjamin masa depan anak-anak desa.

1. Meretas Batas, Menciptakan Inovator Lokal dari Pinggiran

Pemprov Lampung memahami bahwa kemajuan sebuah daerah tidak boleh hanya berpusat di perkotaan. Melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, Pemprov memberikan beasiswa bagi 2.500 putra-putri terbaik desa, khususnya anak-anak petani dan keluarga tidak mampu, untuk menempuh pendidikan tinggi (PT/Universitas) di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Ini bukan sekadar program beasiswa biasa. Ini adalah strategi “rural brain gain”. Gubernur Mirza memiliki visi besar: menjadikan setiap desa di Lampung memiliki “aktor intelektual” lokal yang mampu menjadi motor penggerak inovasi.

“Kita tidak ingin desa hanya menjadi penonton kemajuan. Kita ingin desa menjadi sumber inovasi itu sendiri. Jika satu desa memiliki satu sarjana STEM, maka desa itu akan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dari teknologi pertanian presisi hingga efisiensi ekonomi kerakyatan,” tegas Gubernur Mirza dalam keterangannya.

Gubernur Mirza mengatakan bahwa program tersebut diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat kualitas SDM di tingkat desa.

Baca Juga:  DPR Dukung Kebijakan Kemensos Tangguhkan Bansos Bagi Keluarga Terindikasi Judol

“Lampung membutuhkan generasi muda yang memiliki kemampuan di bidang teknologi, mesin, industri, pertanian modern, serta berbagai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Karena itu pendidikan vokasi dan pendidikan berbasis keterampilan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan SDM Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan dan membuka ruang pembangunan. Sedangkan perguruan tinggi menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan SDM.

Dengan investasi besar ini, Pemprov Lampung optimis dapat memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ini adalah bukti konkret bahwa negara hadir, bukan hanya untuk meringankan beban, tetapi untuk mengangkat derajat dan daya saing masyarakat desa.

Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila), Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM diperoleh melalui jalur pendidikan, untuk itu perlu adanya dukungan penuh dari dunia pendidikan.

“Pak Gubernur memiliki program satu desa satu sarjana, merupakan sebuah terobosan dan inovasi yang perlu kita dukung oleh semua pihak termasuk Insya Allah kami juga akan mendukung bagaimana menyiapkan lulusan dari setiap desa, dari SMA misalkan itu untuk bisa melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi terutama pada program sarjana,” ucapnya.

Menurut Albert, saat program sudah berjalan maka akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Lampung.

“Jangka panjangnya adalah IPM kita akan bisa tumbuh merangkak naik persentasenya, walaupun memang tidak semuanya dari unsur pendidikan, namun unsur pendidikan memegang peranan yang sangat penting,” lanjutnya.

2. Memperkuat Karakter: Kolaborasi Strategis untuk Mencetak Generasi Qur’ani

Namun, Gubernur Mirza meyakini bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan kecerdasan spiritual. Sosok pemimpin yang ideal adalah mereka yang menguasai Iptek dan kokoh Imtaq-nya. Oleh karena itu, Pemprov Lampung bersinergi erat dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung untuk merealisasikan “Program Satu Desa Satu Hafiz Qur’an”.

Baca Juga:  Way Kanan Terima Penghargaan Kabupaten Berprestasi

Melalui program ini, Pemprov dan Baznas memberikan beasiswa khusus bagi para generasi muda desa untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Ini adalah upaya membangun peradaban dari hulu. Gubernur Mirza ingin memastikan bahwa desa-desa di Lampung tidak hanya melahirkan para insinyur dan ilmuwan, tetapi juga para penghafal Al-Qur’an yang akan menjadi penjaga moral bangsa.

“Di tangan para penghafal Al-Qur’an dan para sarjana STEM inilah masa depan Lampung dan Indonesia dipertaruhkan. Kita membangun manusia yang tidak hanya cerdas secara nalar, tetapi juga tangguh hatinya. Mereka akan kembali ke desanya untuk membawa keberkahan dan kemajuan,” ujar Gubernur Mirza.

Persepsi Baru: Lampung Rumah bagi Generasi Emas Melalui dua pilar utama ini, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sedang membangun sebuah ekosistem pembangunan yang inklusif dan holistik. Ini adalah wujud nyata dari good governance yang berpihak pada kepentingan rakyat kecil. Provinsi Lampung kini memiliki alasan kuat untuk optimis: masa depan mereka sedang disiapkan, bukan hanya dengan perbaikan jalan berupa cor beton dan gedung-gedung, tetapi dengan otak yang cerdas dan jiwa yang bersih.

Pemprov Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, akademisi, hingga tokoh agama, untuk mengawal dan mensukseskan program ini. Karena membangun SDM bukan hanya tugas pemerintah, melainkan ikhtiar bersama menuju Lampung menjadi Provinsi yang Maju.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung
Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini
Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS
Hormuz Tetap Ditutup Jika AS tak Terima Syarat Iran
Massa Aksi Demo Mulai memadati Di Depan Gedung DPR
Polres Mesuji dan Kodim 0426 TB Padamkan Kebakaran Lahan di 5 Titik Api
Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum
OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:20 WIB

PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Hormuz Tetap Ditutup Jika AS tak Terima Syarat Iran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Polres Mesuji dan Kodim 0426 TB Padamkan Kebakaran Lahan di 5 Titik Api

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:01 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat berkunjung ke kantor pusat Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) di Teheran, Iran, pada 15 April 2026. (Xinhua]

#indonesiaswasembada

Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:57 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Hormuz Tetap Ditutup Jika AS tak Terima Syarat Iran

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:36 WIB