Miris! Obat Sirup Anak yang Dilarang BPOM-RI Masih Ada di Lampura

Kamis, 15 Desember 2022 | 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Obat sirup yang dilarang, masih disimpan warga yang tidak mengetahui adanya pelarangan penggunaannya

Dalam melakukan pembinaan dan monitoring terhadap apotek-apotek yang melibatkan Puskesmas di 23 Kecamatan nampaknya tidak sepenuhnya terlaksana. Salah satu sumber terpercaya lintaslampung.com mengatakan pihaknya belum pernah sama sekali ikut turun ataupun diperintahkan untuk turun lapangan. Namun dirinya mendengar ada beberapa Puskesmas yang sudah melakukan pembinaan kelapangan.

“Kalau kami belum pernah turun, tapi ada sebagian Puskesmas ada yang sudah melakukan pembinaan juga. Kalau kami belum turun ke apotek,” ungkap sumber.

Terpisah, salah satu warga Kotabumi Selatan, Martha (29) kaget mendengar adanya puluhan merk atau nama obat-obatan sirup yang dilarang oleh BPOM, terlebih saat ini memasuki musim penghujan, banyak anak-anak yang terserang flu dan demam. Jika tidak ada sosialisasi secara masif oleh Pemerintah setempat bisa saja kecolongan, dan masyarakat awam masih mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Dirinya bahkan kaget masih menemukan obat-obatan yang dilarang didalam rumahnya, dirinya masih menyimpan obat tersebut dikarenakan tidak mengetahui secara pasti obat apa saja yang dilarang pemerintah.

Baca Juga:  Bandarlampung 344; Wajah Lampung

“Enggak begitu tahu nama-nama obat-obatan yang sudah dilarang dan enggak boleh dikonsumsi, contohnya ya ini, (sambil menunjukkan obat sirup yang dilarang) masih ada di wadah obat keluarga. Saya kalau gak dikasih tau suami, ya mana tahu obat ini enggak boleh diminum atau dikonsumsi sama anak-anak. Intinya orang kesehatan atau Pemerintah kurang sosialisasi kebawah,” sesal Martha.

Baca Juga:  APH Diminta Periksa Proyek Revitalisasi SMKN 2 Kotabumi

Ia berharap tidak ada dampak serius dengan beredarnya obat-obatan yang dilarang ditengah-tengah masyarakat. Dikarenakan obat-obatan tersebut sebelumnya sangat mudah didapatkan di apotek ataupun toko obat. Sama seperti dirinya yang masih memiliki stok obat tersebut dirumahnya.

“Semoga saja tidak ada lagi yang mengkonsumsi obat-obatan sirup yang dilarang itu, takutnya Mereka yang tidak tahu, dan kebetulan masih menyimpan stok obat, karena tidak paham, masih dikonsumsi atau diberikan kepada buah hatinya,” tandasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dukung Percepatan Legalitas Aset Daerah, BPN Mesuji Hadiri Undangan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung
Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi
Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi
Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas
Naik Damri Menuju Tiongkok
Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah
Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar
Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:16 WIB

Dukung Percepatan Legalitas Aset Daerah, BPN Mesuji Hadiri Undangan Penyerahan Sertipikat Tanah Jalan Provinsi Lampung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WIB

Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:53 WIB

Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:49 WIB

Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:54 WIB

Naik Damri Menuju Tiongkok

Berita Terbaru

Anggota Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya, berhasil menangkap tersangka tindak pidana penipuan atau penggelapan yang terjadi di Desa Kagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada jumat tanggal 14 November 2025 lalu.[Na]

#indonesiaswasembada

Gelapkan Motor Warga Tanggamus, Seorang Pria Asal Lampura Diringkus Polisi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:08 WIB

#indonesiaswasembada

Naik Damri Menuju Tiongkok

Sabtu, 11 Jul 2026 - 14:54 WIB