BUAH satu ini mirip sekali baik bentuk dan rasanya dengan Kesemek. Tapi, bukan. Bisbul atau nama latinnya Diospyros Blancoi atau Buah Mentega atau Apel Beludru.
Bisbul ini berwarna oranye kemerahan hingga kecokelatan. Kalau kesemek licin, Bisbul berbulu halus menyerupai beludru. Memiliki kelopak atau mahkota buah yang menempel dibagian pangkalnya. Buahnya berwarna putih kream dengan tekstur padat. Dengan aroma wangi. Adapun rasa Bisbul cenderung manis dengan sedikit sensasi rasa yang unik khas Bisbul. Di negara asalnya, pohon buah ini tumbuh secara liar di hutan-hutan primer maupun sekunder. Seiring waktu, buah ini mulai menyebar ke berbagai wilayah tropis lainnya di Asia, termasuk Malaysia dan Indonesia.Di Indonesia sendiri, buah bisbul memiliki kedekatan historis yang kuat dengan Kota Bogor, Jawa Barat.
Buah ini diperkirakan mulai ditanam di tanah air sejak tahun 1817, bersamaan dengan berdirinya Kebun Raya Bogor. Karena sudah tumbuh di pekarangan warga Bogor selama lebih dari seratus tahun, masyarakat setempat bahkan kerap menganggap bisbul sebagai buah khas dari daerah mereka. Buah Bisbul memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Di balik kulitnya yang berbulu halus seperti beludru, buah ini menyimpan nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin A, serat, kalium, zat besi, dan antioksidan (seperti flavonoid dan fenol).
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari buah bisbul:
Menjaga Kesehatan Jantung: Kandungan kalium di dalamnya berfungsi sebagai vasodilator yang membantu merenggangkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, serat dan antioksidannya membantu menurunkan kolesterol jahat.
Melancarkan Sistem Pencernaan: Karena kaya akan serat, buah bisbul dapat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit. Dalam pengobatan tradisional, buah ini juga kerap digunakan untuk meringankan gejala diare. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Tingginya kadar vitamin C dan vitamin A bertindak sebagai antioksidan kuat yang memperkuat sistem imun tubuh dalam melawan infeksi virus atau bakteri.
Mendukung Kesehatan Pernapasan: Nutrisi dalam bisbul memiliki sifat anti-inflamasi yang dipercaya dapat memberikan efek menenangkan pada saluran napas, sehingga kerap digunakan secara tradisional untuk meredakan batuk, asma, dan sesak napas. Mencegah Penuaan Dini dan Menjaga Kulit: Antioksidan dan vitamin C di dalamnya berperan penting dalam merangsang produksi kolagen, melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas, serta menjaga kulit tetap sehat.
Sama seperti buah kesemek yang masih satu keluarga dengannya, buah Bisbul dapat di konsumsi langsung dalam kondisi segar, dijadikan campuran rujak, atau diolah menjadi hidangan pencuci mulut seperti puding. Terimakasih Om Aan Ibrahim-Designer & Legenda Sulam Usus Lampung. Dari tanaman beliau redaksi merasakan dan terinspirasi. Tabik []
Penulis : Nurani
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Lampung


![Buah Bisbul [Aan Ibrahim]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/bisbuk16.jpg)

![Buah Bisbul [Aan Ibrahim]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/bisbuk16-225x129.jpg)





![Buah Bisbul [Aan Ibrahim]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/bisbuk16-129x85.jpg)






