Mana KKP? Penerapan Kebijakan PIT, BBM Nelayan Amburadul

Jumat, 1 Desember 2023 | 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa KKP belum cukup optimal melakukan pengawasan secara intensif dan menjangkau seluruh wilayah perikanan tangkap di Indonesia,” jelas Hery.

Selanjutnya Ombudsman juga menemukan fakta di lapangan bahwa edukasi dan bimbingan teknis kepada nelayan atau pelaku usaha maupun petugas di daerah masih sangat kurang.

Di samping itu, belum semua pelabuhan perikanan menyediakan gerai layanan perikanan tangkap yang berfungsi untuk memfasilitasi nelayan, pelaku usaha perikanan dalam proses migrasi perizinan dan sebagai tempat pengaduan atau tanya jawab terkait kebijakan PIT berbasis kuota dan zona.

Baca Juga:  Inspiratif: Pabrik Tua Jadi Cuan

Ombudsman juga menyoroti permasalahan tata kelola BBM bersubsidi untuk nelayan.

“Permasalahan BBM bersubsidi untuk nelayan bukan saja terkait dengan pasokan dan rantai distribusi, namun permasalahan dari sektor hulu ke hilir yang perlu pembenahan. Apabila permasalahan BBM bersubsidi masih belum dapat diselesaikan, terutama soal pemerataan pasok, maka kewajiban untuk melakukan pembongkaran di pelabuhan perikanan setempat tidak dapat maksimal dilaksanakan,” terang Hery.

Ombudsman menemukan masih banyaknya perizinan pada sektor perikanan tangkap bahkan aplikasi yang digunakan lebih dari satu. Nelayan dan pelaku usaha juga mengeluhkan adanya pungutan seperti biaya tambatan, biaya bongkar dan PNBP yang semakin lama semakin besar.

Baca Juga:  PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani

Ombudsman memberikan saran kebijakan di antaranya, pada aspek regulasi, Ombudsman mendorong urgensi konsultasi publik dalam merancang regulasi dan penyusunan kebijakan terkait PIT dengan mengoptimalkan pelibatan seluruh pemangku kepentingan secara aktif.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Agak Aneh, PM Israel Marahi Warganya yang Serang Warga Palestina
Israel Kembali Tewaskan 3 Warga Palestina
Presiden Masoud: Iran tidak pernah Memulai Perang
Tapis Karnaval Dimeriahkan Defile Pasukan Berkuda
F-Gerindra Way Kanan Ikuti Bimtek DPRD se-Lampung 
Mirza Buka Bimtek DPRD Fraksi Gerindra
Hendro Saky Sesalkan Pemukulan Bendahara JMSI Aceh Utara oleh TNI
Gubernur Lampung Berharap FK XXXV Berdampak

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Agak Aneh, PM Israel Marahi Warganya yang Serang Warga Palestina

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Israel Kembali Tewaskan 3 Warga Palestina

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Presiden Masoud: Iran tidak pernah Memulai Perang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Tapis Karnaval Dimeriahkan Defile Pasukan Berkuda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:28 WIB

F-Gerindra Way Kanan Ikuti Bimtek DPRD se-Lampung 

Berita Terbaru

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Agak Aneh, PM Israel Marahi Warganya yang Serang Warga Palestina

Minggu, 30 Agu 2026 - 13:19 WIB


Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Baratbelum lama ini (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Kembali Tewaskan 3 Warga Palestina

Minggu, 30 Agu 2026 - 13:01 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Presiden Masoud: Iran tidak pernah Memulai Perang

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:50 WIB

Gubernur dan Defile Berkuda

#indonesiaswasembada

Tapis Karnaval Dimeriahkan Defile Pasukan Berkuda

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:42 WIB

#indonesiaswasembada

F-Gerindra Way Kanan Ikuti Bimtek DPRD se-Lampung 

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:28 WIB