Majukan Pertanian di Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Bahas Kerja Sama dengan Rektor IPB dan Unila

Jumat, 2 Juni 2023 | 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa

BANDAR LAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjajaki kerja sama antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Lampung untuk memajukan pertanian di Provinsi Lampung.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Arinal dengan Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., dan Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., di Mahan Agung, Kamis (1/6).

Gubernur Arinal sangat menyambut baik rencana ini karena menurutnya hal tersebut merupakan sebuah upaya dalam rangka memajukan pertanian Provinsi Lampung di masa depan.

Gubernur Arinal mengatakan Provinsi Lampung memiliki kawasan hutan kurang lebih 1 juta hektare dari total luas keseluruhan Provinsi Lampung sebesar 3,5 juta hektare dan masih berfungsi dengan sangat baik.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Pembangunan

Ia menyebut Provinsi Lampung memiliki beberapa komoditas pangan unggulan seperti kopi, biji coklat, jagung, beras dan juga merupakan lumbung pangan penghasil singkong nomor 1 di Indonesia maupun dunia.

Berdasarkan hal tersebut, Gubernur Arinal mengharapkan kerjasama dengan IPB maupun Unila dalam mengembangkan teknologi guna mengolah komoditas-komoditas unggulan tersebut.

Ia juga berharap kedepan dengan adanya inovasi teknologi tersebut para petani yang berada di desa-desa dapat mengolahnya secara mandiri, mulai dari panen hingga pemasarannya.

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Arif Satria mengatakan siap membantu Provinsi Lampung berinovasi dalam teknologi pertanian.

Baca Juga:  MAHASISWA GAET PELAKU UMKM GUNA BERI EDUKASI BUDIDAYA MAGGOT UNTUK KURANGI SAMPAH ORGANIK DI KUPANG TEBA

Ia menyebut bahwa IPB memiliki beberapa inovasi yang nantinya diharapkan dapat ber-impact besar pada masyarakat dan petani di Provinsi Lampung.

“Kita ingin sekali inovasi-inovasi ini benar masuk di masyarakat dengan impact yang besar semoga masyarakat kita semakin baik,” ujarnya.

Prof. Arif juga mengatakan saat ini IPB telah mengembangkan inovasinya di 4.230 desa yang ada di Indonesia.

“Ini akan terus kami kembangkan dan saya juga akan bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi lain karena semakin banyak perguruan tinggi yang semakin tertarik bekerjasama dengan IPB untuk membangun jejaring di desa-desa agar inovasi-inovasi semakin bisa di diseminasikan,” pungkasnya.(Adpim) ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya
Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Berita Terbaru

GUbernur Mirza di Lampung Tengah bincang terkait infrastruktur sekolah [Na]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:00 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB