Lima Bupati di Lampung Bakal Lengser, Alzier Serukan Muhasabah Politik

Sabtu, 19 Maret 2022 | 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

JAKARTA – Mutasyar NU Lampung Alzier Dianis Thabranie mengajak rakyat Lampung agar melakukan renungan atau muhasabah politik.

Ini terkait dengan lengsernya lima kepala daerah di Lampung yang habis masa jabatannya tahun 2022 ini. Pilkada serentak baru digelar tahun 2024.

“Masa kosong jabatan bupati nanti, harus jadi momentum muhasabah untuk rakyat Lampung. Kita harus melakukan instrospeksi dan retrospeksi politik. Agar rakyat tidak lagi salah memilih pemimpin. Akibatnya kesejahteraan rakyat tak kunjung membaik,” ujar Alzier di Jakarta, Jumat (18/3/2022). Dia memberikan petunjuk, jika kepala daerah dalam setahun memimpin tidak memberikan perubahan, itu tanda kegagalan. Sebaiknya jangan dipilih kembali.

Lebih jauh mantan ketua Golkar Lampung tiga periode ini memberikan sejumlah catatan politik. Klaim prestasi yang disampaikan tiga bupati dalam rapat paripurna DPRD setempat, menurutnya tidak ada yang istimewa.

Baca Juga:  Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

“Klaim prestasi yang disampaikan para bupati itu masih umum, tidak ada yang luar biasa,” ucap mantan ketua Kadin Lampung ini. Jika kinerja bupati biasa-biasa saja, sulit rasanya nasib rakyat Lampung berubah. Kepala daerah itu harus punya gebrakan. Bukan cuma menjalankan rutinitas dan seremonial belaka.

Alzier juga mensinyalir ada bau busuk korupsi yang ditinggalkan para bupati tersebut. Jika KPK jeli, selip-selip mereka masuk bui usai tak lagi menjabat.

Di lain sisi, pilkada serentak 2024 dalam pandangan Alzier memiliki sejumlah keuntungan. Selain berbiaya lebih murah, pilkada serentak juga membuat rakyat tidak jenuh. Ada jeda bagi rakyat untuk muhasabah politik. Tidak disibukkan dengan agenda formalisme politik. Sehingga rakyat tidak masuk dalam jebakan ritualisme semu.

Baca Juga:  Rapat BAM DPR RI di Pekanbaru Soroti Sengketa Lahan PT SBP dan Masyarakat Rengat

Pilkada yang berbarengan dengan Pilpres, ujar Alzier, akan melahirkan pemerintahan yang sinergis antara program pusat dan daerah. Potensi penularan Covid 19 juga bisa diminimalisir dengan sedikitnya perhelatan pemilu.

“Hanya saja perlu dipikirkan metode penghitungan suara yang sederhana. Agar kejadian kematian massal penyelenggara Pemilu 2019 tidak terulang,” saran Alzier

Sementara itu, data Direktorat Jenderal Otonomi Daerah menunjukkan, dari 101 kepala daerah di Indonesia yang habis masa jabatannya, ada lima dari Lampung.

Pertama pasangan di Tulang Bawang Barat Umar Ahmad dan wakilnya Fauzi Hasan (habis jabatan 22 Mei 2022). Kedua, di Pringsewu Sujadi serta wakilnya Fauzi (expired 22 Mei 2022). Ketiga di Mesuji yakni Saply dan Haryati Cendralela (kadaluarsa 22 Mei 2022). ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas
SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan
PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1
BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak
Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?
Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan
Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton untuk Infrastruktur Nasional
Muzani : Polemik Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diulang

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:32 WIB

SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:06 WIB

PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:35 WIB

BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:46 WIB

Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:32 WIB

#indonesiaswasembada

SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

#indonesiaswasembada

PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:06 WIB

#indonesiaswasembada

Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:46 WIB