BEA Cukai Lampung gak ambil peduli soal maraknya rokok ilegal di Bandarlampung. Terbukti, informasi soal ‘rokok ilegal’ tak sama sekali digubris atau menjadi perhatian.
Humas BC Lampung Ari K, dihubungi via telpon genggam atau sejenis call centre dengan No 0811 xxx x91 sejak Kamis 7 Mei sekitar pukul 11.52 WIB. Hingga berita ini diturunkan, Ari K juga belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang diperoleh media di lapangan.
Keterangan yang diperoleh sebatas jawaban mesin penjawab: Berikut jawaban telepon genggam-via mesin penjawab yang diterima redaksi :
“Thank you for contacting me. This is an automatic reply.
Bapak/Ibu yang baik, ini adalah pesan otomatis. Mohon maaf atas keterlambatan membaca pesan berharganya. 🙏”
Tidak pedulinya aparatur negara tepatnya Bea Cukai Lampung ini merupakan sebuah warning bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di lingkup Bea dan Cukai Bandarlampung.
Ditengah gerakan efisiensi dan penggalian sumber daya ekonomi dalam hal pembiayaan negara, malah salah satu organ yang dibebani untuk menggali sumber pendapatan negara terkesan  ‘tidur siang’ dan tak peka terhadap aduan masyarakat.
Perbaikan menyeluruh kepada Bea Cukai Lampung yang merupakan Bagian dari Kanwil Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) harus dilakukan. Agar program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat berjalan dengan baik.
Berita terkait :https://web.lintaslampung.com/rokok-beragam-aroma-murah-bervitamin-c-marak-di-lampung/.[]
Penulis : Anis
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Bandarlampung

















